Senin, 1 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Persijap Jepara

"Sudah Tidak Layak" Alasan Suporter Persijap Jepara Serukan Rosalvo Out

Barisan Suporter Persijap Sejati (Banaspati) secara terbuka meminta manajemen melakukan evaluasi menyeluruh setelah rangkaian hasil buruk.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Dokumentasi Persijap
PERSIJAP JEPARA - Sosok pemain Persijap Jepara Rosalvo saat berlaga dengan Persijap Jepara. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Gelombang ketidakpuasan kembali mengalir dari tribun Persijap Jepara

Barisan Suporter Persijap Sejati (Banaspati) secara terbuka meminta manajemen melakukan evaluasi menyeluruh setelah rangkaian hasil buruk, salah satunya saat Laskar Kalinyamat tumbang di markas PSBS Biak.

Ketua Banaspati, Agus Supriyanto, menyampaikan bahwa performa sejumlah pemain kunci terutama kapten tim, Rosalvo, menjadi sorotan tajam para pendukung.

“Rosalvo sudah tidak layak di Liga 1, jauh. Waktu lawan PSBS Biak dia main jelek banget, banyak blunder, dan itu bukan sekali dua kali,” kata Agus kepada Tribunjateng, Senin (1/12/2025).

Baca juga: Inilah Dua Sosok Pemain Asing yang Terancam Dicoret Persiku Kudus

Baca juga: Persijap Jepara Kalah 8 Kali Beruntun, Ketua Banaspati: Rombak Total atau Pulang ke Liga 2

Menurutnya, para suporter sudah lama melihat tanda - tanda penurunan performa sang kapten, namun puncaknya terjadi dalam laga terakhir.

Di lini tengah, masalah semakin terasa. Banaspati menilai absennya gelandang kreatif membuat permainan Persijap kehilangan arah. 

“Franca bekerja sendiri, tidak ada tandem-nya. Playmaker harus turun terus bantu pertahanan sampai habis tenaganya. Sebenarnya kekurangannya ada di pemain tengah, pembagi bola tidak ada,” jelasnya.

Ia menambahkan, menempatkan Franca sebagai playmaker tanpa didampingi striker berkualitas justru membuat ritme serangan semakin tumpul. 

“Kalau Franca dijadikan playmaker, ya harus ada tandem striker yang setara. Selama ini nggak ada," ujarnya.

Ketidakpuasan itu kemudian menjelma menjadi gerakan nyata. 

Tagar #RosalvoOut mulai mengemuka di kalangan Banaspati. 

Menurut Agus, sebagian besar suporter menilai status kapten yang diemban Rosalvo tak lagi sejalan dengan performanya di lapangan.

“Persijap sekarang tidak punya leader. Kalau performa turun, manajemen harus evaluasi. Internal tim ini ada apa?,” jelasnya.

Dengan jendela transfer Januari yang semakin dekat, Banaspati berharap Persijap bergerak cepat. 

Para suporter menilai sosok seperti Rafinha yang sempat tampil baik di Liga 1 bisa menjadi opsi, meski mereka sadar keputusan tetap bergantung pada kemampuan finansial klub.

“Keinginan suporter jelas: pemain standar Liga 1. Kalau ingin bertahan, ya harus perombakan,” tegasnya.

Desakan keras ini menjadi pesan lantang dari tribune Jepara, suporter ingin Persijap kembali bertaring, bukan sekadar bertahan, klub kini ditunggu langkah nyatanya. (Ito)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved