Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Persijap Pincang di Bantul: Ujian Berat Laskar Kalinyamat Tanpa Hamisi dan Rubio Hadapi PSIM

Persijap Jepara menjadi tamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-25 BRI Super League Musim 2025/2026, Rabu (11/3/2026) di Stadion Sultan Agung Bantul.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Dok Persijap Jepara
PEMANASAN - Pemain Persijap Jepara, Aly Ndom menggiring bola dibayangi Iker Guarrotxena ketika melakukan pemanasan jelang melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (11/3/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Persijap Jepara menjadi tamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-25 BRI Super League Musim 2025/2026, Rabu (11/3/2026) di Stadion Sultan Agung Bantul.

Pertandingan mempertemukan PSIM vs Persijap digelar mulai pukul 20.30 WIB.

Sebagai tim tamu, Persijap Jepara justru tampil datang dengan skuad pincang ketika harus menghadapi PSIM yang saat ini tim kuat di papan tengah.

Baca juga: Bentrok Suporter Persijap Jepara Vs Persis Solo, Oknum Terduga Provokator Sudah Ditangkap

Tim asuhan Mario Licinio Guerreiro Lemos dalam pertandingan kali ini tidak diperkuat dua punggawa penting di sektor lini tengah dan lini bertahan.

Pertama, Persijap harus kehilangan sang kapten Wahyudi Setiawan Hamisi yang tidak tergantikan sebagai gelandang pengangkut air.

Penampilan Hamisi hampir tak tergantikan di tubuh Persijap Jepara.

Bahkan dia selalu dipercaya sebagai pemimpin Laskar Kalinyamat di atas lapangan.

Wahyudi Hamisi kini garus absen dalam pertandingan melawan PSIM Yogyakarta karena akumulasi kartu.

Selain itu, Persijap Jepara juga tidak diperkuat palang pintu kuat bernama Jose Luis Espinosa Arroyo (Rubio).

Jose Luis harus absen tidak bisa memperkuat tim kebanggaan masyarakat Jepara pada pertandingan melawan PSIM lantaran terkena hukuman larangan bermain buntut kartu merah yang didapatkan sebelumnya melawan Persis Solo.

Jose Luis sebelumnya mampu menjelma bek tangguh di barisan pertahanan Persijap bersama Diogo Araujo Brito.

Dia bahkan tidak pernah tergantikan sejak bergabung dengan Persijap pada awal putaran kedua kompetisi dimulai.

Kini posisinya bakal digantikan oleh Aly Ndom yang bisa bermain sebagai gelandang bertahan atau bek.

Sementara posisi Wahyudi Hamisi bakal digantikan oleh Muhammad Adzikry Fadlillah.

Mario Lemos juga mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Muhammad Ardiansyah yang juga kiper Timnas Indonesia U-23.

Berikut starting lineup Persijap Jepara melawan PSIM Yogyakarta.

Persijap Jepara

Pelatih Kepala : Mario Licinio Guerreiro Lemos.
Kiper : Muhammad Ardiansyah.
Bek Tengah : Aly Ndom dan Diogo Araujo Brito.
Bek Sayap Kiri : Muhammad Buyung Ismu Lessy.
Bek Sayap Kanan : Rahmat Hidayat.
Gelandang Tengah : Muhammad Adzikry Fadlillah dan Borja Martinez Sanchez.
Gelandang Serang : Borja Herrera Gonzales.
Penyerang Sayap Kanan : Lucas Morelatto Da Cruz
Penyerang Sayap Kiri : Carlos Henrique Franca Freires.
Penyerang Tengah : Iker Guarrotxena Vallejo.

Sang kapten Persijap Jepara pada pertandingan kali ini dipercayakan kepada Carlos Franca.

Bagi tim tuan rumah PSIM Yogyakarta, pertandingan melawan Persijap Jepara tidak akan berjalan mudah.

Kemenangan bagi PSIM sangat berarti dalam upaya mendekatkan diri ke papan atas klasemen sementara.

Tambahan tiga poin akan diperjuangkan tim tuan rumah PSIM agar bisa menggeser Persebaya Surabaya di posisi 8 klasemen sementara.

Sementara starting lineup PSIM Yogyakarta (Laskar Mataram) menurunkan tim kuatnya melawan Persijap Jepara (Laskar Kalinyamat)

Meliputi Cahya Supriadi, Vander Avert, Raka Cahyana, Ze Valente, Pulga Vidal, Deri Corfe, Yusaku Yamadera, Franco Ramos, Rahmatshoh, Savio Sheva dan Riyatno Abiyoso.

Pelatih Kepala Persijap Jepara, Mario Lemos mengatakan, timnya memahami bahwa cidera, kartu kuning, kartu merah merupakan hal biasa dalam pertandingan sepakbola.

Dengan skuad 11 pemain yang diturunkan kali ini, tetap akan berjuang mendapatkan poin, meski kehilangan beberapa pemain.

Baca juga: Asal Petasan Penyebab Kerusuhan Suporter Persijap dan Persis Terungkap, 3 Orang Dilarikan ke RS

"Saya masih percaya diri dengan skuad pemain kita (Persijap)," terangnya.

Lemos menegaskan bahwa pihaknya datang di Bantul tidak untuk kalah. Melainkan fokus utama timnya meraih kemenangan.

"Soal tekanan hal biasa. Kita menyadari itu. Sebelumnya kita juga melawan madura, semen padang, bagaimana kita haris bisa mendapatkan poin. Termasuk yang sudah kita lakukan kala melawan tim tim kuat seperti Persebaya dan Bali United," tegasnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved