Sepak Bola Hari Ini
Mario Lemos Tetap Nahkodai Persijap Jepara, Ditarget Lebih Kompetitif
Mario Licinio Guerreiro Lemos dipastikan tetap menjadi nahkoda Persijap Jepara mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Mario Licinio Guerreiro Lemos dipastikan tetap menjadi nahkoda Persijap Jepara mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027.
Manajemen Persijap memperpanjang kontrak sang pelatih untuk musim depan setelah membawa Laskar Kalinyamat bertahan di Super League.
Presiden Persijap Jepara, M Iqbal Hidayat mengatakan, keputusan memperpanjang Mario Lemos menjadi bentuk kepercayaan manajemen terhadap dedikasi luar biasa yang ditunjukkan selama kompetisi musim 2025/2026.
Baca juga: Piala Dunia 2026, Ambrizal Winger Persijap Jepara Nantikan Aksi Tim Debutan
• Sosok Mbah Musthofa Jemaah Haji Asal Suruh Semarang, Pulang Jalan Kaki 34 Km untuk Penuhi Nazar
Meski jabatan pelatih Persijap sempat dipegang Divaldo Alves menjelang akhir putaran pertama, Mario Lemos kembali dipercaya menjadi juru taktik Laskar Kalinyamat hingga akhir kompetisi.
Ini sekaligus memastikan tim kebanggaan masyarakat Jepara bertahan di Super League musim depan.
M Iqbal menyebut, Mario Lemos dinilai bisa menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih, juga memiliki etos kerja tinggi dan visi misi jelas dalam membangun tim.
Kata dia, keputusan memperpanjang kontrak Mario Lemos didasarkan pada capaian dan kontribusi nyata yang telah diberikan kepada tim.
Sehingga manajemen klub masih mempercayai pelatih asal Portugal itu sebagai nahkoda Persijap di musim kompetisi 2026/2027.
"Dengan berbagai manuver yang dilakukan pada putaran kedua, Mario Lemos membuktikan etos kerjanya yang sangat baik."
"Tim mencatatkan sembilan kemenangan, sembilan hasil imbang, 16 kekalahan, dan mengumpulkan 36 poin," terangnya, Kamis (11/6/2026).
Mario Lemos bersyukur atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh manajemen Persijap Jepara untuk satu musim ke depan.
Sebelum memulai kompetisi 2026/2027, dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen tim yang telah bekerja keras sepanjang musim demi satu target utama bertahan di Super League.
Sekaligus menjadi satu-satunya perwakilan Jawa Tengah di kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia.
Menurut dia, kompetisi musim 2025/2026 yang baru saja berakhir merupakan perjalanan yang panjang dan penuh dinamika.
Namun mampu mewujudkan target tim selamat dari zona degradasi.
"Musim ini penuh dengan dinamika yang luar biasa, tetapi pada akhirnya kami berhasil mencapai target untuk tetap bertahan di Super League."
"Tim ini benar-benar mencerminkan bahwa semangat Jepara memang tidak pernah menyerah," kata dia.
Mario Lemos merasa senang dan terhormat bisa dipercaya kembali sebagai pelatih Persijap. Dimana keberhasilan mempertahankan posisi di Super League menjadi fondasi penting untuk menatap musim depan dengan optimisme.
Manajemen Persijap Jepara menegaskan komitmen tim dalam menjaga kontinuitas dan stabilitas dalam proses pembangunan tim. Dengan upaya mempertahankan pelatih yang telah memahami karakter tim dan budaya klub.
Menjelang musim baru, Mario Lemos mengajak seluruh elemen Persijap untuk terus menjaga semangat dan fokus dalam mengejar target yang lebih tinggi.
Dengan target performa tim meningkat serta bisa bersaing lebih kompetitif pada musim 2026/2027.
"Menyambut musim yang baru, mari melangkah maju penuh percaya diri, tetap fokus, bekerja keras, dan mengejar tujuan bersama-sama," tegasnya.
• Persis Solo Degradasi, Persijap Satu-satunya Wakil Jateng di Superleague
Naikkan Target Musim Depan
M Iqbal Hidayat menyadari bahwa target bertahan di Super League telah berhasil dicapai pada musim ini.
Namun demikian, manajemen Persijap sadar bahwa ekspektasi terhadap tim akan semakin tinggi pada musim mendatang.
Mengingat Laskar Kalinyamat menjadi satu-satunya perwakilan tim di Jawa Tengah.
Kata dia, masyarakat Jepara tentu berharap Persijap tidak lagi sekadar berjuang menghindari zona degradasi.
Juga bagaimana Persijap bisa menunjukkan peningkatan prestasi yang lebih signifikan. Baik dalam hal permainan tim, produktivitas gol, hingga posisi klasemen agar biasa bersaing di papan atas.
Manajemen klub menilai bahwa pencapaian musim ini merupakan fondasi awal dari proses yang sedang dibangun bersama Mario Lemos.
Dengan demikian, keberlanjutan project dan stabilitas tim menjadi alasan penting di balik keputusan mempertahankan sang pelatih.
Dengan fondasi yang telah terbentuk dan dukungan penuh dari manajemen, Persijap Jepara berharap dapat melangkah lebih jauh pada musim 2026/27 serta menjadi tim yang semakin kompetitif di level tertinggi sepak bola Indonesia.
"Kami memahami bahwa ekspektasi terhadap Persijap musim depan tentu akan berbeda dibanding musim ini."
"Jika tahun ini fokus utama adalah bertahan di Super League, maka ke depan harapan masyarakat Jepara dan para pendukung tentu lebih besar dari sisi prestasi."
"Kami percaya, untuk mencapai target yang lebih tinggi dibutuhkan proses yang berkelanjutan, stabilitas dan kerja keras dari seluruh elemen tim," jelas dia. (*)
Baca juga: Dua Timah Panas di Kaki Pembunuh Bilqis, Polres Sragen: Suparman Nyaris Kabur
Jepara
Persijap
Mario Lemos
M Iqbal Hidayat
Sepak Bola Hari Ini
Super League
Tribunjateng.com
Deni Setiawan
| FIX, Tri Hamdani Tetap Jadi Kiper Utama Kendal Tornado FC Musim 2026/2027 |
|
|---|
| Dua Pesepak Bola Muda Pati Tembus Timnas Pelajar U-12, Bakal Tanding di Bangkok |
|
|---|
| BREAKING NEWS, Persija Pecat Mauricio Souza: Gagal Capai Target |
|
|---|
| Kendal Tornado FC Mulai Kumpul dan Latihan 1 Juli 2026 di Charlie Training Center |
|
|---|
| Borneo FC Minta Bantuan Persijap Jepara, Kalahkan Persib di Laga Pamungkas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260611-_-Mario-Lemos-Persijap-Jepara.jpg)