Minggu, 24 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

KAI Tambah Kereta pada Momen Libur Panjang Nataru, Ketersediaan Tiket Masih Longgar

Masyarakat yang berencana bepergian menggunakan kereta api pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 masih memiliki banyak pilihan

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Eka Yulianti Fajlin
NAIK KERETA - Sejumlah penumpang menaiki kereta api rute Semarang - Surabaya, Kamis (18/12/2025).  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Masyarakat yang berencana bepergian menggunakan kereta api pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 masih memiliki banyak pilihan.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang memastikan ketersediaan tiket masih longgar, seiring penambahan sejumlah perjalanan kereta api selama masa angkutan Nataru.

Kepala KAI Daop 4 Semarang, Suharjono mengatakan, KAI Daop 4 juga menyiapkan tiga kereta api tambahan menghadapi lonjakan penumpang Nataru, yakni KA Kaligung tambahan dan satu KA Montis tambahan yang masih terbuka untuk masyarakat yang ingin bepergian. 

Pihaknya menyiapkan sebanyak 321 ribu tempat duduk seperti momen Nataru tahun lalu. Hingga pertengahan Desember, tingkat keterisian baru mencapai sekitar 27 persen.

KAI juga menyediakan promo tiket selama masa Nataru guna menarik minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api sebagai moda perjalanan liburan akhir tahun

Baca juga: Jelang Nataru, KAI Daop 5 Purwokerto Siagakan 325 Personel Keamanan dan Tambah Kapasitas Kursi

Isi Curhatan Siswi SD yang Diduga Bunuh Ibunya, Motif Tak Hanya Kesal Kakak Dimarahi

"Kita siapkan 321 ribu seat, sama dengan tahun lalu. Sekarang ini baru sekitar 27 persen ya. Jadi, masih tersedia cukup cukup banyak," sebut Suharjono, usai apel siaga Nataru, di Stasiun Tawang, Rabu (18/12/2025).

Apel siaga ini sebagai tanda dimulainya pelayanan angkutan Nataru yang berlangsung selama 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

"Hari ini kami melaksanakan apel siaga untuk persiapan Posko Nataru. Selama periode tersebut, KAI sudah menyiapkan sarana dan prasarana dengan cukup baik," ujar Suharjono.

Dia memprediksi puncak arus kedatangan penumpang akan terjadi pada 24 Desember 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 2 hingga 3 Januari 2026.

Guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung, KAI telah melakukan pemeriksaan menyeluruh melalui RAM check di seluruh jalur kereta api, baik untuk keselamatan perjalanan maupun antisipasi bencana, khususnya banjir.

Untuk wilayah rawan bencana, fokus pengamanan dilakukan di beberapa daerah, seperti Pekalongan, Grobogan, dan Cepu. Di Kota Semarang, perhatian khusus juga diberikan pada wilayah Alas Tuo dan jalur menuju Stasiun Semarang Tawang di kilometer 2 yang sempat terdampak banjir pada tahun sebelumnya.

"Kami sudah mengantisipasi dengan peninggian rel setinggi 40 sentimeter. Jadi, jika banjir dengan kondisi serupa kembali terjadi, jalur tersebut sudah aman," tegas Suharjono.

Selain jalur, KAI Daop 4 juga melakukan pengecekan kesiapan sarana dan fasilitas penumpang, termasuk penambahan tempat duduk serta pendirian posko kesehatan di sejumlah stasiun besar wilayah Daop 4 Semarang. 

Seorang penumpang, Immanuela, mengaku akan kembali ke Timor Leste dengan memanfaatkan moda transportasi kereta api dari Semarang menuju Surabaya. Dari Surabaya, ia melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat menuju kampung halamannya.

Immanuela mengatakan, perjalanan ini sekaligus menjadi momen kepulangannya usai merayakan kelulusan. Sia baru saja menyelesaikan prosesi wisuda di Semarang, yang turut dihadiri keluarga besarnya dari Timor Leste.

"Setelah wisuda, keluarga datang semua ke Semarang. Sekarang waktunya pulang kampung," ujarnya.

Selain kembali ke kampung halaman, Immanuela menyebut perjalanan ini juga dimanfaatkannya untuk berlibur bersama keluarga setelah rangkaian kegiatan wisuda. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved