Wonosobo Hebat

Pemkab Wonosobo Buka Seleksi Terbuka Empat Jabatan Pimpinan Tinggi Tahun 2025

Tribun Jateng/Imah Masitoh 
PEMKAB WONOSOBO - Sosialisasi Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Wonosobo Tahun 2025, berlangsung di Pendopo Bupati, Senin (13/10/2025). Empat jabatan kosong siap diisi melalui seleksi ini. 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Pemerintah Kabupaten Wonosobo mulai membuka tahapan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk empat posisi yang saat ini kosong.

Sekretaris Daerah Wonosobo, One Andang Wardoyo mengatakan, pengisian ini dikarenakan pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun.

"Hari ini adalah sosialisasi tahapan pengisian jabatan pimpinan tinggi," ujarnya saat ditemui usai kegiatan, di Pendopo Bupati Senin (13/10/2025).

Empat jabatan yang dimaksud adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Setjonegoro, serta Staf Ahli Bidang Politik dan Pemerintahan.

Baca juga: Masuk Kelas Unggulan, Pelaku Bullying Angga Hingga Tewas Ternyata Siswa Berprestasi di Grobogan

Baca juga: UNIMMA Bersinergi dengan Pemkot Magelang, Cetak Fasilitator Unggul untuk Pemberdayaan Masyarakat

Proses pendaftaran dibuka mulai hari ini hingga tanggal 27 Oktober 2025 mendatang. 

Seluruh pejabat eselon III atau eselon IV (pengawas) yang memenuhi syarat dipersilakan untuk mendaftar.

Saat ini, terdapat sekitar 137 pegawai struktural maupun fungsional yang berpotensi mengikuti seleksi tersebut.

"Saya mengharapkan semua pejabat yang memenuhi syarat untuk bisa mendaftar, untuk bisa berpartisipasi. 

Paling tidak ini adalah momen untuk mengukur kemampuan kompetensi masing-masing," tambahnya.

Asesmen akan dilakukan oleh BKD Provinsi Jawa Tengah. 

Setelah itu, proses dilanjutkan dengan penelusuran rekam jejak yang meliputi pengalaman kerja, jabatan, prestasi, serta penilaian dari atasan, bawahan, dan rekan sejawat.

"Targetnya terisi di bulan November," ujar Sekda.

Ia juga menyampaikan bahwa tahun depan akan ada sejumlah jabatan lain yang juga kosong karena pensiun, seperti Kepala Inspektorat, Dinas Pertanian, BPBD, dan Staf Ahli lainnya.

Sekda menegaskan pentingnya partisipasi para pejabat untuk kemajuan daerah.

"Teman-teman ini, para birokrat ini adalah personifikasi dari negara, personifikasi dari pemerintah. 

Yang penting kalau ikut berpartisipasi kan punya ide, idenya bisa nanti dituangkan," tandasnya.

Sementara itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menekankan pentingnya proses seleksi yang bersih dan akuntabel.

"Kita ingin memastikan jabatan strategis diisi oleh orang-orang terbaik," ujar Bupati.

Ia menyebut, seleksi dilakukan secara transparan dan kompetitif, dengan berbasis kompetensi serta integritas. 

Pemanfaatan teknologi informasi dalam proses ini juga menjadi upaya Pemkab menciptakan pemerintahan yang cepat, responsif, dan akuntabel.

Bupati berharap seleksi terbuka ini mampu melahirkan pemimpin birokrasi yang berjiwa pelayanan, adaptif terhadap perubahan, dan mampu membawa Wonosobo ke arah yang lebih baik. (ima)