Wonosobo Hebat

Detik-detik Banjir Setinggi 20 Cm Masuk ke Kantor Kecamatan Mojotengah Wonosobo

TRIBUN JATENG/Imah Masitoh
TERGENANG AIR - Kondisi Kantor Kecamatan dan Puskesmas Wonosobo usai tergenang air akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Kamis (4/12/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Hujan deras yang mengguyur wilayah Mojotengah, Wonosobo membuat kantor Kecamatan dan Puskesmas setempat tergenang air, Kamis (4/12/2025) siang.

Video kejadian ini sempat beredar di media sosial, memperlihatkan air yang masuk ke halaman dan beberapa ruangan di kedua fasilitas yang berada dalam satu lokasi.

Baca juga: "Rumah Rasanya Mau Terangkat" Kesaksian Mencekam Tukino Saat Puting Beliung Hantam Wonosobo

Plt. Camat Mojotengah, Eko Widi Nugroho, menjelaskan bahwa posisi kantor yang lebih rendah dari jalan membuat air hujan mudah masuk saat selokan tidak mampu menampung debit yang tinggi.

“Luapan air dari selokan jalan tidak cukup menampung hujan deras, sehingga masuk ke halaman dan beberapa ruangan di kantor kecamatan dan puskesmas," ungkapnya kepada Tribunjateng.com.

Di Puskesmas, ketinggian air mencapai 40-50 sentimeter, sementara di Kantor Kecamatan ketinggian air di 10-20 sentimeter.

“Karena jam kerja banyak orang, pintu langsung ditutup sehingga akses air bisa ditahan. 

Semua dokumen aman karena sudah dipindahkan ke lantai dua. Hanya sedikit panik karena jika pintu terbuka, air bisa masuk lebih tinggi,” tambahnya.

Air mulai berangsur surut setelah sekitar 30 menit berkat sistem pembuangan, meski derasnya hujan membuat kapasitas selokan tidak mencukupi. 

Petugas segera melakukan pembersihan, dan pelayanan di kedua fasilitas kini sudah kembali normal.

Baca juga: Detik-detik Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga Wonosobo, Atap Berterbangan

Eko menambahkan, kejadian serupa sudah dua kali terjadi sejak ia bertugas di Mojotengah, dengan intensitas hujan kali ini termasuk yang paling parah. 

Salah satu penyebabnya adalah penyempitan selokan di atas jalan. 

“Untuk antisipasi, kami akan memperbaiki selokan yang selama ini sulit dibersihkan karena besinya dipatenkan,” pungkasnya. (ima)