Wonosobo Hebat
Proyek JLS Kertek Wonosobo Dikebut, Target Jadi Pengurai Kemacetan Saat Mudik Lebaran 2026
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Upaya memperlancar mobilitas pemudik pada Lebaran 2026 mendorong DPUPR Kabupaten Wonosobo mempercepat pembangunan Jalan Lingkar Selatan Kertek.
Infrastruktur baru tersebut dirancang menjadi jalur alternatif yang mampu mengurangi beban lalu lintas di kawasan Pasar Kertek, terutama saat puncak arus mudik.
Pengerjaan telah dimulai sejak 2024 dan diawali dengan pembangunan dua jembatan utama.
Baca juga: Program Kecamatan Berdaya di Wonosobo, 11 Kecamatan Siap Menyusul, Dukung Visi Jawa Tengah Maju
Kepala DPUPR Kabupaten Wonosobo, Nurudin Ardiyanto menegaskan, pembangunan jalur sepanjang 1 kilometer dengan lebar 8 meter itu ditargetkan sudah berfungsi sebelum musim mudik Lebaran 2026.
Beberapa tahapan pengadaan dan persiapan konstruksi terus didorong agar proses akhir dapat diselesaikan sesuai jadwal.
“Ruas Jalan Lingkar Selatan Kertek ini mulai dibangun bertahap sejak 2024."
"Satu jembatan sudah selesai dan satu jembatan lagi targetnya rampung akhir tahun ini,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).
Menurutnya, keberadaan jalur baru tersebut nantinya menjadi solusi untuk mengalihkan arus kendaraan dari Selomerto dan Purworejo tanpa melalui kawasan padat Pasar Kertek.
Pada tahun ini, pekerjaan dipusatkan pada pembangunan badan jalan, saluran, serta penyelesaian dua jembatan Kalipaat.
Baca juga: VIRAL, Kantor Layanan PLN Wonosobo Jadi Sorotan, Pukul 14.00 Masih Close
Pendanaan proyek dilakukan secara kolaboratif melalui bantuan keuangan, APBD murni, dan dukungan dari pemerintah provinsi dengan total nilai sekira Rp10 miliar.
Pembangunan dilakukan secara bertahap karena proses pembebasan lahan telah dimulai sejak 2011.
“Pada 2026 kami lanjutkan dan menargetkan jalur ini bisa berfungsi sebelum H-7 Lebaran,” jelasnya.
Dua jembatan vital, Kalipaat I dan Kalipaat II, akan menjadi akses baru bagi kendaraan.
Setelah konstruksi dasar ditargetkan selesai pada tahun ini, DPUPR akan melanjutkan tahapan akhir berupa pengaspalan sepanjang 400 meter pada 2026.
“Tahun ini jembatan dan badan jalan kami selesaikan. Tahun depan tinggal mengaspal 400 meter,” imbuhnya.
Dia berharap, pembangunan Jalan Lingkar Selatan Kertek dapat selesai tepat waktu, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya saat arus mudik Lebaran 2026. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251205-_-Proyek-Pembangunan-JLS-Kertek-Wonosobo.jpg)