Wonosobo Hebat
Bupati Afif Tegaskan Aksi Nyata Antikorupsi dan Tetapkan Dua Sekolah Berintegritas di Wonosobo
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menegaskan gerakan pemberantasan korupsi harus menjadi tindakan nyata dan komitmen bersama di Kabupaten Wonosobo.
Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang mengusung tema nasional “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, Kamis (11/12/2025) di halaman Pendopo Bupati.
Bupati Afif menekankan bahwa upaya melawan korupsi tidak boleh berhenti sebagai slogan.
Baca juga: Gebyar Apresiasi 700 Siswa, Disdikpora Wonosobo Tekankan Pendidikan Spiritual dan Budaya Jawa
Aksi ini harus menjadi dasar bagi keberlanjutan pembangunan dan penguatan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Ia menyebut korupsi sebagai persoalan bersama yang harus ditangani dengan kesadaran kolektif.
“Hakordia sebagai momentum untuk meneguhkan komitmen kita membangun Wonosobo yang bersih dan bermartabat.
Korupsi adalah ancaman serius yang merusak moral, melemahkan institusi, menghambat pembangunan, hingga menggerus kepercayaan publik.
Dengan melawan korupsi berarti menjaga kehormatan daerah dan masa depan generasi kita,” ungkapnya.
Sebagai langkah konkret, Bupati Afif menetapkan dua sekolah sebagai Pilot Project “Sekolah Berintegritas”, yakni SMP Negeri 1 Mojotengah dan SMP Negeri 1 Kertek.
Program ini menjadi sarana penting untuk menanamkan budaya kejujuran sejak dini dan membentuk tata kelola sekolah yang lebih transparan dan akuntabel.
Bupati Afif juga menyoroti pentingnya integritas dalam birokrasi.
Ia memberikan penghargaan kepada para pemenang Lomba Video Pendek Antikorupsi serta Penyuluh Antikorupsi (PAK) Inspektorat Kabupaten Wonosobo.
Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam memperkuat budaya integritas di lingkungan pemerintah daerah.
“Perangkat daerah adalah garda terdepan pembangunan, sehingga integritas harus tumbuh dari kesadaran pribadi setiap ASN.
Mari, memperkuat semangat antikorupsi dengan menjaga keteladanan, menolak segala bentuk penyimpangan, dan memperkuat pengawasan.
Baca juga: Coach Jafri Sastra Belum Puas Meski PSIS Semarang Bantai PSIW Wonosobo dengan Skor 3-1
Ingat, setiap aparatur adalah wajah Kabupaten Wonosobo.
Kita ingin mewariskan lingkungan yang jujur dan bermartabat untuk anak-anak kita.
Sesarengan Mboten Korupsi! Jongasi Korupsi! Jogo Integritas! Sinergi Ngawasi Korupsi!” pungkasnya. (ima)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251211_Peringatan-Hari-Anti-Korupsi-Sedunia-Hakordia-2025-di-Wonosobo_1.jpg)