Wonosobo Hebat
Sedekah Sayur Petani Wonosobo Jelang Ramadan, 1.500 Paket Gratis Dibagikan
Sedekah Sayur Petani Wonosobo Jelang Ramadan, 1.500 Paket Gratis Dibagikan
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Suasana Jalan Merdeka, kawasan Alun-alun Wonosobo, mendadak berubah ramai pada pagi hari ini, Kamis (29/1/2026).
Di sisi utara jalan, tujuh kendaraan pikap berjejer terparkir rapi.
Kendaraan tersebut bukan membawa barang dagangan, melainkan ratusan paket sayuran segar yang siap dibagikan kepada masyarakat secara cuma-cuma.
Sayuran itu merupakan bagian dari kegiatan rutin sedekah sayur yang digagas oleh petani yang tergabung dalam Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo.
Kegiatan ini menjadi penanda berbagi berkah menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Di tepi selatan jalan, sekelompok ibu-ibu tampak sibuk membagikan kupon kepada warga. Kupon tersebut menjadi syarat untuk menukarkan satu paket sayur.
Baca juga: Ruang Fiskal Menyempit, Wonosobo Prioritaskan Belanja Langsung ke Masyarakat demi Tekan Kemiskinan
Dari arah barat alun-alun, warga berdatangan, didominasi ibu-ibu dengan raut wajah antusias.
Beberapa di antaranya tampak berlarian kecil, mengambil kupon lalu bergegas menuju lokasi antrean pembagian sayur.
Tak hanya ibu-ibu, sejumlah bapak-bapak yang kebetulan beraktivitas di sekitar alun-alun juga ikut memanfaatkan momentum tersebut.
Fiah, salah satu warga Wonosobo, mengaku sengaja ikut antre demi mendapatkan paket sayur untuk kebutuhan dapur di rumah.
“Lumayan bisa dimasak di rumah. Ternyata ada cabai juga. Alhamdulillah terbantu, di pasar kan lumayan mahal kan ya ini bisa gratis ngga beli cabai,” ujar Fiah.
Ia menyebut, keberadaan cabai dalam paket sedekah menjadi nilai lebih, mengingat harga cabai di pasar sedang mengalami kenaikan.
Hal senada disampaikan Aris, warga setempat yang kebetulan melintas di kawasan alun-alun saat kegiatan berlangsung.
“Iya kebetulan lewat karena aktivitas olahraga di alun-alun saja jadi ikut antri. Bisa dimasak ibu di rumah. Ternyata sayurannya banyak dan segar-segar,” kata Aris.
Menurutnya, kualitas sayuran yang dibagikan terlihat masih segar dan layak konsumsi, sehingga sangat membantu kebutuhan rumah tangga.
Ketua KTNA Kecamatan Garung, Ahmad Sahadi, menjelaskan bahwa dalam kegiatan sedekah sayur kali ini, pihaknya membagikan hampir 1.500 paket sayuran kepada masyarakat.
Setiap paket berisi berbagai jenis sayuran hasil panen petani lokal gratis untuk masyarakat umum.
“KTNA Garung meluncurkan sedekah sayur hampir 1.500. Isinya kubis, sawi, labu, termasuk cabai merah, cabai hijau, tomat. Gratis bebas,” ujar Ahmad.
Ia menyampaikan, seluruh sayuran tersebut berasal dari 51 petani di Kecamatan Garung termasuk kelompok tani dan individu.
Selain dukungan dari petani, kegiatan ini juga mendapat sokongan dari perangkat desa setempat.
Ahmad menuturkan, sedekah sayur merupakan kegiatan yang sudah rutin dilakukan dan telah berjalan selama empat tahun terakhir. Biasanya, kegiatan ini digelar saat bulan suci Ramadan.
“Nah acara seperti ini biasanya rutin. Alhamdulillah rutin biasanya di bulan suci Ramadan, tapi kali ini kita gelar sebelum Ramadan,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan sedekah di lingkungan KTNA sering kali digelar secara spontan sebagai ungkapan rasa syukur.
Ahmad memastikan bahwa kegiatan berbagi seperti ini akan terus diupayakan, meski belum memiliki jadwal yang benar-benar spesifik.
“Yang pasti setiap tahun sekali ada. Sekarang sudah 4 tahun ya,” tuturnya.
Di tengah kondisi harga sayuran yang sedang berfluktuasi, sedekah sayur dinilai cukup membantu masyarakat.
Ahmad menyebutkan, saat ini harga beberapa komoditas sayur mengalami kenaikan.
“Cabai RM itu Rp42.000 per kilogram, cabai keriting merah itu kalau nggak salah sampai Rp23.000-Rp27.000 per kilogram, tomat Rp55.000 per kilogram,” katanya.
Jika dinilai dengan harga pasar, Ahmad memperkirakan nilai satu paket sayur mencapai sekitar Rp30.000.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, turut memberikan apresiasi atas kegiatan sedekah sayur tersebut.
Ia menilai aksi berbagi dari para petani menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus keberkahan bagi masyarakat.
“Lombok larang Rp42.000. Bagi keberkahan, sekarang lombok larang tapi mugo-mugo warga bisa merasakan manfaatnya,” kata Afif saat hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap, KTNA Kecamatan Garung dan para petani dapat terus mendapatkan dukungan agar semakin sukses ke depan.
Melalui sedekah sayur ini, para petani Garung tidak hanya membagikan hasil panen, tetapi juga menghadirkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial.
Di tengah harga bahan pangan yang cenderung naik, kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi yang memberi manfaat nyata bagi warga Wonosobo, sekaligus menghadirkan suasana hangat menjelang Ramadan.
"Sedikit ini bermanfaat berkah untuk menyambut bulan suci Ramadan. Kepada KTNA Garung yang hari ini berbagai teriring doa moga-moga sukses selalu, yang baik terus dilakukan yang belum ke depan ditingkatkan," pungkasnya. (ima)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260129_wonosobo.jpg)