Wonosobo Hebat
Resmi Dilantik, Pertina Wonosobo Ingin Ciptakan Ikon Tinju Nasional Seperti Chris John
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Pelantikan pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Wonosobo periode 2026-2030 menjadi momentum baru bagi pembinaan olahraga tinju di daerah.
Kepengurusan yang dinakhodai oleh Mantep Abdul Ghoni diharapkan mampu mendorong prestasi atlet sekaligus memperluas pengenalan olahraga tinju kepada masyarakat hingga tingkat desa.
Ketua Pertina Kabupaten Wonosobo, Mantep Abdul Ghoni menegaskan, program utama kepengurusan ke depan adalah pembinaan sejak usia dini dengan pendekatan olahraga yang positif.
Dia menekankan bahwa tinju bukan identik dengan kekerasan, melainkan olahraga prestasi yang membutuhkan pembinaan terarah.
Baca juga: Diskominfo Wonosobo Catat 1.061 Aduan Masuk Kanal Laporbup, Keluhan Jalan Paling Dominan
• Diskominfo Wonosobo Siapkan 2 Perda di 2026: Atur LPPL dan Penataan Tiang FO
“Pembinaan dari sejak usia dini, pengenalan tinju, bukan tentang premanisme, tapi tentang atlet."
"Ini bukan tentang arogansi, lebih tentang prestasi,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, Wonosobo memiliki potensi atlet yang besar.
Modal keberanian masyarakat yang sudah ada sejak lama perlu diarahkan menjadi kekuatan olahraga yang aman dan profesional.
“Wonosobo sebenarnya tidak kurang potensi, tinggal bagaimana diarahkan untuk hal-hal yang lebih positif,” katanya.
Salah satu langkah konkret yang disiapkan pengurus baru adalah penyediaan fasilitas latihan gratis bagi masyarakat.
Arena latihan sementara yang berada di kawasan Terminal Mendolo diharapkan menjadi pusat aktivitas olahraga tinju sekaligus ruang pembinaan atlet.
Pengurus juga berencana menggelar event rutin, baik dua mingguan maupun bulanan untuk mengukur minat masyarakat terhadap olahraga tinju.
Pada tahun pertama, sejumlah kegiatan akan digelar tanpa biaya pendaftaran maupun tiket penonton.
“Siapa saja yang mau berlaga, ini sudah ada ringnya, free, tidak ada bayaran nanti akan dilengkapi fasilitas gym, semuanya free,” kata Mantep.
Program tersebut sekaligus menjadi strategi awal untuk menjaring bibit atlet potensial menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
Ketua Pengurus Provinsi Pertina Jawa Tengah, Kairul Anwar mengapresiasi langkah cepat Pertina Wonosobo yang langsung memiliki tempat latihan permanen sejak pelantikan.
Menurutnya, konsep latihan di area terminal merupakan inovasi yang bisa menjadi contoh bagi daerah lain.
“Pada saat pelantikan, Pertina Wonosobo sudah mewujudkan tekadnya dengan menyediakan tempat latihan yang permanen. Ini luar biasa,” ujarnya.
Dia juga menyoroti peluang prestasi atlet Wonosobo yang saat ini telah meloloskan lima atlet ke Porprov.
Target jangka panjang pembinaan bahkan diarahkan hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Target ke mana? PON 2028, saya yakin tinggal tunggu waktu,” katanya.
Baca juga: Pengunjung Kecele, Wisata Curug Sikarim Wonosobo Ditutup Sementara Imbas Longsor
• Dukung Gerakan Nasional Indonesia Asri, Pemkab Wonosobo Awali Aksi Bersih Serentak
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menyatakan, pemerintah daerah mendukung penuh keberadaan Pertina sebagai bagian dari pembangunan olahraga.
Dia menilai fasilitas latihan menjadi modal penting untuk mencetak atlet berprestasi.
“Dengan fasilitas tempat yang memadai, pada gilirannya akan melahirkan atlet-atlet tinju amatir profesional yang bagus,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga mendorong pengurus untuk memperluas sosialisasi tinju hingga sekolah dan desa.
Dengan jumlah ratusan desa di Wonosobo, potensi penjaringan atlet dinilai sangat besar apabila dilakukan secara sistematis sejak usia dini.
Selain pembinaan, Pertina Wonosobo juga menargetkan munculnya figur atlet lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Selama ini, nama besar petinju nasional seperti Chris John sering menjadi inspirasi, namun Wonosobo diharapkan dapat melahirkan ikon sendiri.
Pengurus optimistis potensi tersebut ada, hanya membutuhkan pembinaan berkelanjutan dan dukungan semua pihak.
"Kebetulan Wonosobo ada (atlet tinju senior) tapi tidak terbina dengan baik sehingga jalurnya tidak sampai ke tingkat nasional."
"Tapi saya yakin Wonosobo mampu menciptakan figur baru di kancah nasional," tutup Mantep. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260217-_-Pelantikan-Pengurus-Pertina-Wonosobo.jpg)