Wonosobo Hebat
Libur Lebaran, BPBD Wonosobo Petakan Titik Rawan Longsor di Jalur Mudik dan Wisata
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Menjelang periode mudik dan libur Lebaran, pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Wonosobo mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang masih tinggi akibat musim hujan.
Kondisi cuaca dengan curah hujan cukup tinggi di sejumlah wilayah berpotensi memicu berbagai bencana seperti tanah longsor, banjir lokal, hingga angin kencang.
Situasi ini perlu menjadi perhatian khusus, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbukitan maupun bagi pemudik yang melintasi jalur pegunungan di Wonosobo.
Baca juga: Penyebab Dugaan Perundungan Siswi MTs di Wonosobo, Korban Dikeroyok 8 Orang Dipaksa Makan Pisang
Kepala Pelaksana BPBD, Sumekto Hendra Kustanto mengatakan, karakteristik geografis Wonosobo yang didominasi kawasan pegunungan membuat potensi tanah longsor menjadi salah satu ancaman utama saat musim hujan.
"Selain longsor, potensi banjir bandang, pohon tumbang, serta angin kencang juga perlu diwaspadai masyarakat," ungkapnya Jumat (13/3/2026).
Beberapa wilayah di Wonosobo tercatat memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi terhadap bencana hidrometeorologi.
Di antaranya Kecamatan Kejajar, Sapuran, Wadaslintang, dan wilayah Kota Wonosobo yang pada tahun 2026 didominasi kejadian longsor serta angin kencang.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian wilayah di Jawa Tengah termasuk Wonosobo masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga cuaca ekstrem yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya tanah longsor, banjir lokal, maupun pohon tumbang.
Menghadapi potensi bencana tersebut, BPBD Wonosobo telah melakukan berbagai langkah kesiapsiagaan.
"Kita perkuat koordinasi lintas sektor bersama TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta relawan kebencanaan," ungkapnya.
Selain itu, BPBD juga membuka posko siaga Lebaran untuk memantau kondisi di lapangan serta mempercepat respons jika terjadi bencana selama arus mudik dan masa libur.
"Koordinasi juga dilakukan melalui rapat rutin serta komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait," lanjutnya.
Saat ini BPBD didukung oleh sekitar 15 personel Tim Reaksi Cepat (TRC), 15 personel pemadam kebakaran, serta lebih dari 1.000 relawan kebencanaan yang siap membantu penanganan darurat.
Kalak BPBD Wonosobo mengimbau pemudik yang melintasi jalur Wonosobo untuk selalu memantau informasi cuaca dan kondisi jalur sebelum melakukan perjalanan.
Pemudik juga diminta berhati-hati saat melewati jalur pegunungan yang rawan longsor dan pohon tumbang, terutama setelah hujan dengan intensitas tinggi.
Selain itu, kondisi kendaraan harus dipastikan dalam keadaan baik mengingat karakteristik jalan di wilayah ini yang berkelok, menanjak, dan menurun.
Beberapa ruas jalan yang perlu diwaspadai antara lain jalur Tambi-Temanggung, Dieng-Wonosobo, Sapuran-Kepil, Watumalang-Dieng, serta Wadaslintang-Kebumen yang memiliki potensi longsor.
Selama Lebaran, kawasan wisata seperti Dataran Tinggi Dieng biasanya mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.
Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kabupaten Wonosobo, Ramadan Hari ke-23, Jumat 13 Maret 2026
BPBD mengingatkan wisatawan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca karena wilayah pegunungan memiliki perubahan cuaca yang cepat, termasuk potensi hujan, kabut tebal, dan angin kencang.
"Masyarakat untuk aktif dalam upaya mitigasi bencana, kenali tanda-tanda awal potensi longsor, seperti munculnya retakan pada tanah, pohon atau tiang listrik yang mulai miring, serta perubahan kondisi lereng setelah hujan deras," jelasnya.
Jika terjadi bencana atau kondisi darurat, masyarakat dapat segera melapor kepada pemerintah desa, relawan, atau menghubungi layanan darurat BPBD melalui Call Center TRC di 0813-1111-6976 atau Damkar di 0813-8911-3113. (ima)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260312_Kepala-BPBD-Wonosobo-Sumekto-Hendra-Kustanto_1.jpg)