Senin, 24 November 2014
Tribun Jateng

Delapan Dalang Cilik Berlomba di Yogyakarta

Rabu, 25 Mei 2011 14:29 WIB

Delapan Dalang Cilik Berlomba di Yogyakarta
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sigit Widya

TRIBUNJATENG .COM, YOGYA - Dua tangan seorang dalang anak asal DIY, Wahyu Catur Pamungkas, lincah memainkan berbagai karakter wayang.  Tuturannya saat karakter-karakter wayang tersebut berdialog, mencerminkan Catur adalah seorang dalang termahsyur di negeri ini.

Sebuah pementasan wayang kullit dengan lakon "Jabang Tetuka" ia mainkan di depan ratusan orang yang hadir pada Festival Dalang Anak tingkat Provinsi DIY, Selasa (24/5/2011) siang, di Dalem Yudodiningratan, Jalan Ibu Ruswo 35, Yogyakarta.

Meski baru belum lama menekuni seni pedalangan, Catur mampu memperagakan olah seni pewayangan. Melalui wayang, secara tersirat ia mampu unjuk pesan bagaimana membangun karakter manusia yang arif.
"Dalam wayang banyak nilai-nilai hidup yang bisa dijadikan contoh untuk memperkaya hidup," ujarnya.

Ngunduh wohing pakarti dan becik ketitik olo ketoro adalah dua di antara begitu banyak pesan yang terkandung dalam seni pewayangan. Tak beda dengan dalang-dalang lain, Catur tak lupa berdoa  sebelum memainkan wayang.  "Setiap dalang pasti berdoa dengan pegang kayon wayang," terangnya.

Ia adalah satu dari delapan peserta festival yang didakan oleh Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi DIY, Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Provinsi DIY, dan Pepadi Kabupaten/Kota se-DIY.

Selain Catur, ada pula dalang anak lainnya, yaitu Aldi Priambodo, Bayu Probo Prasojo Aji, Putra Laksana Tanjung, Prasetya Banar Wicaksono, Rosiansyah Dharma Pratama, Hanan Wisma Dwi Atmaja, dan Rahmad Basuki.

Festival akan berlangsung hingga Rabu (25/5) besok. Juri akan memilih Juara I-III, Harapan I-II, dan Nominasi I-III. Dewan juri terdiri Kasidi Hadiprayitno, Yuwono Sri Suwito, dan Ki Edy Suwondo.

"Dari festival ini, akan dipilih dua dalang yang akan dikirim ke festival dalang anak

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas