Kapolda Brigjen Pol Noer Ali Sudah Biasa Tugas di Jateng

Kapolri Jenderal Sutarman melantik Brigjen Pol Noer Ali sebagai Kapolda Jawa Tengah, Selasa (18/3).

Kapolda Brigjen Pol Noer Ali Sudah Biasa Tugas di Jateng
ist
Brigjen Pol Noer Ali dilantik menjadi Kapolda Jateng menggantikan Irjen Pol Dwi Priyatno, Selasa (18/3/2014) 

TRIBUNJATENG.COM-  Brigjen Pol Noer Ali menyerahkan jabatan Kapolda Sumatera Barat kepada Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto dan menerima jabatan baru sebagai Kapolda Jawa Tengah dari Irjen Pol Dwi Priyatno yang kini menjabat Kapolda Metro Jaya, Selasa (18/3).

Bagi masyarakat Jawa Tengah nama Brigjen Pol Noer Ali mungkin sudah tidak asing. Jebolan Akademi Kepolisian 1981 ini pernah lama bertugas di Jawa Tengah diantaranya menjadi Kapoltabes Semarang pada 2002 hingga 2004.

Noer Ali menjadi saksi perubahan status dari Kepolisian Kota Besar Semarang menjadi Kepolisian Wilayah Kota Besar sampai akhirnya menjadi Kapolwiltabes Bojonegoro, dan pada 2009 ditempatkan di Itwasum Polri lalu dikembalikan ke wilayah menjadi Irwasda Polda Metro Jaya.

Namanya melejit, setelah dipercaya menjadi Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri dan menyandang pangkat jenderal bintang satu di pundaknya. Cukup lama dirinya menjabat sebagai Dirtipidkor Bareskrim Polri dari 2011 hingga 2013. Sebelum Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo lengser, Noer Ali pun menjadi Kapolda Sumatera Barat. Tidak sampai satu tahun, Noer Ali kemudian dipercaya Kapolri Jenderal Polisi Sutarman memimpin Polda Jawa Tengah.

Diminta komentarnya tentang promosi jabatan yang didapatnya tersebut, Noer Ali tidak mau berkomentar banyak. "Jangan dulu bicara di sini," kata Noer Ali saat berbincang dengan Tribun di Mabes Polri, seusai pelantikan.

Dikatakannya, tentu dirinya sudah cukup paham tentang wilayah Jawa Tengah. Bahkan masyarakat pun sebagian sudah mengenal dirinya. "Saya sudah sering bertugas di sana. Masuk sana keluar lagi, lalu masuk lagi ke sana," ungkapnya.

Serah terima jabatan Kapolda dilakukan di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri dengan inspektur upacara Kapolri Jenderal Polisi Sutarman sekitar pukul 08.00 WIB, Selasa. Acara yang berlangsung selama 30 menit tersebut dihadiri sejumlah perwira tinggi dan menengah di lingkungan Mabes Polri.

Noer Ali berdiri pada baris ketiga dari kiri didahului secara berturut-turut Irjen Pol Putut Eko Bayuseno yang dilantik menjadi Kepala Badan Pemilihara Keamanan (Kabaharkam) Polri dan Irjen Pol Dwi Priyatno. Di sebelah kanannya berdiri secara berturut-turut Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto, Brigjen Pol Budi Hartono Untung selaku Kapolda Babel lama dan Brigjen Pol Gatot Subyaktoro selaku Kapolda Bangka Belitung yang baru.

"Serah terima baru dapat kita laksanakan, mengingat beberapa kegiatan yang harus kita laksanakan, sehingga hari ini baru kita laksanakan bersama," kata Kapolri Jenderal Polisi Sutarman.
Kapolri mengingatkan kepada para pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan agar segera menjabarkan dan mengimplementasikan rencana strategis Polri.

Hal yang menjadi prioritas dan fokus kerja Polri dan jajaranya adalah menjaga keamanan penyelenggaraan Pemilu 2014. Tugas tersebut, menurut Sutarman hendaknya bisa dikelola dengan sungguh-sungguh agar agenda pesta demokrasi nasional dapat berjalan lancar dan terpilih pemimpin dan wakil rakyat sesuai harapan rakyat. "Kepada para kapolda yang wilayahnya terdapat capres atau caleg, kewajiban dan tugas Polri untuk melaksanakan pengamanan, baik pengamanan langsung, pengamanan terbuka maupun pengamanan tertutup," katanya.

Kapolri meminta supaya Kapolda memetakan siapa-siapa saja yang dicalonkan menjadi caleg maupun capres serta tahapan Pemilu. "Seluruhnya harus diamankan dengan baik," katanya. (tribunjatengcetak)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved