Segera Gabung PSIS, Rio Saputra Pilih Nomor 95

Bek tengah anyar PSIS asal tim sepak bola Jawa Tengah di PON XIX Jawa Barat, Rio Saputra, dijadwalkan ikut latihan bersama skuat asuhan Eko Riyadi

Segera Gabung PSIS, Rio Saputra Pilih Nomor 95
Tribun Jateng/m alfi
Bek Rio Saputra (kanan) hadang sayap Ragil Putut (kiri bawa bola) di latihan PSIS Kamis (7/3/2016) sore. Keduanya merupakan pemain tim sepakbola PON Jateng 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muhamad Alfi M

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bek tengah anyar PSIS asal tim sepak bola Jawa Tengah di PON XIX Jawa Barat, Rio Saputra, dijadwalkan ikut latihan bersama skuat asuhan Eko Riyadi, Rabu (28/9/2016) sore di Stadion Jatidiri. Bek jangkung ini pun telah memilih nomor punggung di jersey yang dikenakannya yakni 95.

Rio mengatakan nomor tersebut dipilih sebab angka favoritnya di PON Jateng maupun Persijap yakni 17 telah dipakai Franky Mahendra di Mahesa Jenar. Harapannya dengan angka baru itu membuat karirnya di PSIS bisa lebih gemilang.

"Saya sudah komunikasi dengan Manajer PSIS, Mas Liluk, akan merapat Rabu besok. Selain itu saya juga sudah memilih nomor punggung 95 untuk karir saya ke depan. Ini mewakili tanggal lahir saya," ujar Rio kepada Tribun, Senin (26/9/2016) sore.

Baik nomor 17 maupun 95 memang punya arti tersendiri soal karirnya. Saat di Persijap Junior nomor 17 dipilih karena saat itu dia berumur 17 tahun. Nomor itu melekat hingga dia promosi ke Laskar Kalinyamat senior hingga di PON Jateng.

"Nomor 95 ini semoga bisa bertuah dalam karir awal profesional saya sebagai pesepak bola. Saya siap berkontribusi untuk PSIS Semarang," imbuh pemain berusia 21 tahun ini.

Rio pun siap bersaing dengan Fauzan Fajri, Anhar Latif, M. Tegar Pribadi, dan Imam Nawawi untuk raih tempat utama di tim. Namun di awal kedatangan nanti dia masih punya masalah di kaki kirinya.

"Kaki saya masih lebam karena berbenturan dengan pemain lawan di laga terakhir PON kemarin. Namun sudah ditangani Fisioterapis PSIS Mas Halim sejak di Bekasi ini. Semoga bisa lekas pulih," harap Rio.

Masuknya Rio membuat lini belakang Mahesa Jenar dipenuhi pemain muda. Hanya Fauzan Fajri saja yang umurnya di atas 23 tahun.

Pemain kelahiran Jepara ini juga punya kepala dan sepakan bebas ampuh yang kerap membobol gawang lawan. Tipe bermainnya kadang sering membantu serangan berbeda dengan duetnya Haudi Abdillah yang lebih menjaga kedalaman di PON Jateng. (*)

Penulis: m alfi mahsun
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved