Usulan Penambahan Exit Tol di Jalan Pattimura Salatiga Disetujui

Usulan Penambahan Exit Tol di Jalan Pattimura Salatiga Disetujui. Dengan syarat Pemkot Salatiga sediakan lahan dan...

Usulan Penambahan Exit Tol di Jalan Pattimura Salatiga Disetujui
tribunjateng/dok
Gerbang tol Salatiga di ujung ruas tol Bawen-Salatiga dengan pemandangan Gunung Merbabu di Jawa Tengah, Senin (5/6/2017).(DOK. PT TRANS MARGA JATENG) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sinyal hijau telah diberikan Pemerintah Pusat kepada Pemkot Salatiga yang ingin memperoleh akses exit tol tambahan yang berdekatan dengan pusat perkotaan Salatiga.

Diberitakan tribunjateng.com, sejak 2009 silam Pemkot Salatiga mengusulkan adanya pemberian akses pintu keluar tol di sekitar Jalan Pattimura Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Usulan itu dimaksudkan agar kota tersebut makin ramai dengan kehadiran ruas Tol Semarang-Solo Seksi III Ruas Bawen-Salatiga.

Dan berdasarkan informasi terakhir, usulan tersebut disetujui Pemerintah Pusat, bahkan dalam pembangunan infrastruktur akses itu, ditanggung sepenuhnya oleh pusat.

Pemerintah daerah (Pemda) hanya berkewajiban menyediakan lahan serta pelebaran jalan di sekitar exit tambahan tersebut.

“Kami sudah komunikasikan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. Untuk akses tambahan pintu keluar Tol Bawen-Salatiga di Jalan Pattimura Salatiga disetujui. Kami selaku penanggungjawab yang akan membangun infrastrukturnya,” kata Direktur Utama PT Trans Marga Jateng (TMJ) Yudhi Krisyunoro.

Kepada tribunjateng.com, Jumat (22/9/2017), Yudhi mengutarakan, pemberian lampu hijau tersebut pun sudah disampaikan secara langsung kepada pihak Pemkot Salatiga belum lama ini. Namun, ada kewajiban pemda dalam realisasi tambahan pintu akses keluar itu.

“Kini tinggal kesanggupan dari Pemkot Salatiga bagaimana. Prinsip, pemda terlebih dahulu harus menyediakan lahannya dan melebarkan jalur di sepanjang Jalan Pattimura hingga pusat perkotaan. Jika itu sudah terlaksana, baru kami laksanakan konstruksinya di sana,” ucapnya.

AVP Project Manager Officer PT Jasa Marga Yhanni Haryanto pun mengamini apa yang disampaikan Yudhi Krisyunoro tersebut. Berdasarkan hasil koordinasi termasuk juga bersama Pemkot Salatiga, dalam penyediaan akses exit tol tambahan tersebut sudah disetujui.

“Tetapi, syaratnya memang jalur reguler yang ada di sekitar calon titik pintu keluar tol tambahan itu, harus dilebarkan dahulu. Standarnya paling tidak selebar sekitar 6-8 meter. Jika itu sudah dilakukan, barulah dikerjakan konstruksinya. Desain sudah ada. Tinggal eksekusinya menunggu pemda,” tamah Yhanni. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved