Gus Sholah Terpilih sebagai Ketua GP Ansor Jateng Periode 2017-2021
Gus Sholah ditetapkan sebagai Ketua melalui musyawarah mufakat dalam Konferwil yang digelar di GPU Kajen, Kabupaten Pekalongan
Penulis: m zaenal arifin | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Konferensi Wilayah (Konferwil) Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah, telah usai dengan terpilihnya Solahudin Aly atau Gus Sholah, sebagai Ketua GP Ansor Jawa Tengah untuk periode 2017-2021.
Gus Sholah ditetapkan sebagai Ketua melalui musyawarah mufakat dalam Konferwil yang digelar di GPU Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (12/11/2017).
Ia berhasil mendapatkan dukungan mayoritas suara, serta menyisihkan kandidat lainnya yakni Wahid Jumali.
Dari hasil akreditasi mulai tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) sampai Pimpinan Cabang (PC) se-Jateng, hanya 25 PC yang memenuhi syarat akreditasi dan memiliki hak suara dari 35 PC. Sementara untuk PAC, yang mendapatkan nilai A dan B serta memiliki hak suara ada 375 PAC.
Pada tahap pengumpulan rekomendasi atau dukungan, tahap ini muncul tiga nama yakni Wahid Jumali dengan dukungan 5 PC dan 35 PAC, Wahidin Said dengan dukungan 3 PC dan 39 PAC, Sholahudin Aly mendapat dukungan 17 PC dan 225 PAC.
“Berdasarkan tata tertib, tiap calon dianggap sah jika diusulkan 4 PC dan 20 PAC yang terakreditasi. Maka yang berhak dicalonkan ada dua calon. Yaitu Solahudin Aly dan Wahid Jumali,” kata pimpinan sidang dari PP GP Ansor, Lukman Hakim, dalam rilis kepada Tribun Jateng.
Setelah dilakukan musyawarah antara PP Ansor dengan dua kandidat, akhirnya dimufakati bahwa Gus Sholah ditunjuk menahkodai GP Ansor Jateng ke depan.
Penetapan Gus Sholah sebagai nahkoda baru, mendapat sambutan hangat dari peserta Konferwil dengan mengumandangkan sholawat burdah.
Usai terpilih, Gus Sholah menyampaikan, Ansor Jateng memiliki tugas tidak ringan untuk menahkodai Ansor ke depan. Baik tantangan internal maupun eksternal. Tantangan utama adalah mengoordinasi sejumlah 35 PC dan 430 PAC se-Jawa Tengah.
“Tanggungjawab ke depan mengoordinasi 35 daerah dan mengawal 430 PAC se Jateng tentu bukan tugas ringan. Kalau kita bersama-sama insya allah bisa memajukan Ansor di Jateng,” katanya.
Gus Sholah yang sebelumnya menjabat Sekretaris PW GP Ansor Jateng itu mengungkapkan, secara kuantitas kelembagaan GP Ansor sudah tidak meragukan lagi. Bahkan banyak pihak yang ingin mendekat. Tentu ini menjadi posisi tawar tersendiri dan dapat diperhitungkan semua pihak.
“Maka saya harap kawal nama baik organisasi kita ini di mata semua stakeholder. Tugas kita adalah bagaimana ke depan membangun organisasi yang semakin kokoh. Juga mempererat hubungan dengan berbagai pihak guna membangun kondusifitas Jateng,” tandasnya.
Menurutnya, ada dua hal yang menjadi titik garapan Ansor Jateng. Yaitu tertib administrasi, dokumentasi atau arsiparis yang masih sangat lemah. Melakukan kaderisasi hingga menciptakan kader yang unggul serta siap ditempatkan di berbagai medan.
Kader-kader Ansor harus bisa menduduki tempat-tempat strategis untuk kepentingan organisasi, bangsa dan Islam ‘ala Ahlussunnah Wal Jamaah Annahdliyah.