Taman Sriwedari Dari Tempat Main-main Bakal Berubah Jadi Tempat Ibadah Megah Senilai Rp 151 Miliar

Di samping sebagai tempat ibadah, keberadaan Masjid Taman Sriwedari diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru di Kota Solo.

Taman Sriwedari Dari Tempat Main-main Bakal Berubah Jadi Tempat Ibadah Megah Senilai Rp 151 Miliar
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Peletakan batu pembangunan Masjid Taman Sriwedari Solo, Senin (5/2/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemerintah Kota Surakarta waktu dekat ini akan segera memulai pembangunan Masjid Taman Sriwedari Surakarta (MTSS) di kawasan Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah.

Di samping sebagai tempat ibadah, keberadaan Masjid Taman Sriwedari diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru di Kota Solo.

Masjid Taman Sriwedari dibangun di lahan bekas taman hiburan rakyat (THR) Sriwedari. Taman Sriwedari merupakan peninggalan Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Paku Buwono (PB) X.

Taman Sriwedari dibangun sekitar tahun 1985 dikenal sebagai sebutan Bon Rojo (Taman Raja). Nama THR Sriwedari sudah melekat dan menjadi ikon di Kota Solo.

Keberadaan THR Sriwedari telah melahirkan bibit-bibit seniman dalam bidang musik. Ada keroncong, campursari, dan dangdut.

Bekas lahan seluas 17.200 meter persegi akan didirikan bangunan masjid dengan lima menara. Bahkan, satu menara Masjid Taman Sriwedari diklaim tertinggi di Indonesia, yakni 114 meter. Bangunan Masjid Taman Sriwedari sendiri mengadopsi Masjid Agung Demak.

"Taman Sriwedari dulu Bon Rojo. Tempat ini sangat strategis kita pilih untuk pendirian masjid dengan menyesuaikan fungsi taman Sriwedari," kata Ketua Pembangunan Masjid Taman Sriwedari Surakarta, Achmad Purnomo, ketika ditemui di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (21/2/2018).

"Masjidnya begitu tradisional. Bangunan masjid mengadopsi Masjid Agung Demak," tambah Purnomo.

Namun sebelum menentukan konsep bangunan masjid, Purnomo bersama tim pembangunan telah melakukan studi banding ke berbagai masjid yang ada di Indonesia. Seperti Masjid Agung Demak, Masjid Raya Pekanbaru, Masjid Menara Kudus, dan Masjid Jami Lasem Rembang.

Wakil Wali Kota Surakarta ini juga menambahkan, pembangunan Masjid Taman Sriwedari merupakan permintaan dari warga masyarakat Kota Solo. Rencana pembangunan masjid di tengah pusat kota ini sudah ada sejak mantan Wali Kota Surakarta, Joko Widodo.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved