Ingin Ngirit, Keluarga Slamet Mudik ke Sukorejo Kendal Naik Bajaj

Nampak seorang laki-laki paruh baya, asyik mengendarai Bajaj dengan tumpukan barang di atasnya.

Ingin Ngirit, Keluarga Slamet Mudik ke Sukorejo Kendal Naik Bajaj
Tribun Jateng/Dina Indriani
Slamet, bersama keluarga mudik dengan Bajaj saat melintasi Jalur Pantura perbatasan Gringsing-Weleri, Rabu (13/6/2018) siang. 

Diceritakannya laki-laki yang memang kesehariannya mengais rejeki menggunakan Bajaj ini bahwa Ia berangkat dari kemarin malam pukul 19.00 dengan perkiraan menempuh 20 jam perjalanan hingga sampai tujuannya.

Menurutnya mudik menggunakan Bajaj sangat mengasyikkan, bahkan istri dan anaknya pun sangat menikmati perjalanan.

"Lelah itu pasti karna memang perjalanan jauh, tapi justru saat perjalanan dengan mengendarai Bajaj itulah moment yang sangat mengasyikkan, Istri dan anak saya pun sangat menikmatinya, kalau lelah kami istirahat sampai saat ini kami sudah berhenti istirahat selama empat kali," ujarnya.

Dikatakannya juga, Jalan Pantura saat ini lebih kondusif dan lancar dibanding tahun sebelumnya.

"Perjalanan lancar, tidak macet dan di jalur pantura sebagai langganan macet seperti tahun kemarin alhamdulillah tahun ini lebih kondusif dan lancar,"

Sementara itu, Istri Slamet, Tuminah mengatakan bahwa mudik menggunakan Bajaj lebih irit dan bebas membawa barang.

"Enak naik bajaj punya sendiri, bisa lebih irit dan mau bawa barang banyak juga bebas tinggal di atur tempatnya saja, beda kalau pakai transportasi umum lebih ribet," ujarnya.

Tuminah juga bersyukur bisa merasakan mudik kembali dan bisa berkumpul dengan keluarga.

"Alhamdulillah bisa mudik lagi sangat bersyukur bisa diberi rejeki dengan Bajaj ini saya bisa berkumpul dengan keluarga," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help