Sunar Mengais Rezeki Usai Laksanakan Salat Idulfitri di Alun-alun Kudus
Sunar, satu di antara pedagang mainan tersebut tidak melewatkan momen Lebaran untuk berjualan.
Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Laylatur Rosyidah
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Di antara jemaah yang melaksanakan salat Idulfitri di sekitar Masjid Agung Kudus tampak sejumlah pedagang.
Pedagang ini di antaranya, menjual mainan anak balon aneka rupa, mainan robot dan gulali kapas.
Usai salam, para pedagang mainan anak-anak tersebut juga terlihat berkeliling menawarkan kembali jualannya kepada para jemaah yang membludak hingga kawasan alun-alun dan jalan sekitarnya.
Sunar, satu di antara pedagang mainan tersebut tidak melewatkan momen Lebaran untuk berjualan.
"Sebelum pelaksanaan salat Idulfitri dan selepasnya, kami telah bersiap untuk menawarkan mainan-mainan ini. Biasanya jamaah yang membawa serta anak-anak menghampiri untuk membeli," jelasnya, Jumat (15/6/2018).
Baca: Tak Kebagian Tempat di Masjid Agung Kudus, Jemaah Rela Salat Id di Antara Mobil
Dagangan Sunar cukup laris pagi ini. Untuk 40 balon lampu yang dibawanya, sekitar 50 persen telah terjual. Begitu pula dengan balon non lampu dan miniatur barongsai.
Mainan tersebut dijual Sunar mulai dari Rp 10 ribu.
Yanto, yang membawa turut serta dua buah hatinya membeli balon lampu untuk anak-anaknya.
"Mereka nampak antusias dan senang dengan mainan ini," jelasnya.
Warga Singocandi yang berjualan sejak tahun 1992 tersebut hanya berjualan sampai jemaah selesai.
"Jika lokasi ini sepi, barulah saya pulang untuk menikmati Lebaran bersama keluarga," tambah Sunar. (*)