Polemik JPO antara Warga Geneng dengan PT Waskita Karya Berakhir, Ini 8 Poin Kesepakatan

Polemik JPO antara Warga Geneng dengan PT Waskita Karya Berakhir dengan 8 kesepakatan

Polemik JPO antara Warga Geneng dengan PT Waskita Karya Berakhir, Ini 8 Poin Kesepakatan
TRIBUN JATENG/AMANDA RIZQYANA
Polemik JPO antara Warga Geneng dengan PT Waskita Karya Berakhir 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Polemik pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) antara warga Dusun Geneng, Desa Timpik, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang dengan PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek tol Salatiga-Boyolali yang digandeng oleh PT Jasamarga Solo-Ngawi akhirnya usai pada Kamis (8/11/2018) sore.

Polemik yang diawali dari blokade overpass oleh warga sejak Jumat (2/11/2018) itu membuahkan sebuah surat kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Suharno (52) selaku perwakilan warga Dusun Geneng dengan Wisnu Dwiananta (49) dari PT Waskita Karya dan Eddy Priyono (53) dari PT Jasamarga Solo Ngawi.

Terdapat delapan poin dalam surat kesepakatan tersebut, yakni:
1. Memperbaiki JPO yang sudah ada agar lebih aman dan nyaman saat digunakan masyarakat.
2. Warga Dusun Geneng mendapatkan kompensasi atas pembangunan tol dan pembukaan blokir jalan.
3. Ganti rugi akan diselesaikan atas ruas jalan seluas 4x120 meter beserta material jalan.
4. Akan segera membuatkan sumur bor untuk warga.
5. Mengganti sepenuhnya fasilitas umum dan fasilitas sosial sepenuhnya.
6. Memperlebar jalan prounted yang sudah ada 5 meter kanan-kiri.
7. Memperbaiki jalan yang dilalui proyek.
8. Akan segera memperbaiki jalan sebelah timur tol.

Surat kesepakatan bersama tersebut juga ditandatangani oleh Asfariyanti Ratnaningsih selaku perwakilan warga Desa Timpik, Camat Susukan, Karang Taruna Dusun Geneng, Asisten 1 Setda Kabupaten Semarang, Kepala Dusun Geneng, dan pihak Trans Marga Jateng.

Suhanda selaku Camat Susukan menyatakan adanya surat kesepakatan bersama tersebut dapat membuat pihak-pihak mendapatkan keadilan.

Ia pun menyatakan masing-masing pihak dapat menepati kesepakatan yang ditandatangani bersama tersebut.

"Surat kesepakatan bersama antara warga dan PT Waskita dan PT JSN ini dapat menjadi jawaban atas kegundahan warga terkait JPO," ujarnya.

Sementara itu, Giyanto selaku Wakil Humas PT Waskita Karya saat dihubungi Tribun Jateng membenarkan adanya penandatanganan surat kesepakatan bersama antara warga, PT Waskita Karya, dan PT JSN.

"Iya, sudah ada penandatanganan surat kesepakatan bersama," tuturnya.
(*)

Penulis: amanda rizqyana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved