Mahasiswa Undip Gelar Kampanye Pengurangan Sampah Plastik Demi Laut yang Cantik

Untuk mengurangi penggunaan sampah plastik yang memiliki manfaat negatif untuk lingkungan dan biota laut, mahasiswa Undip gelar kampanye di CFD

Mahasiswa Undip Gelar Kampanye Pengurangan Sampah Plastik Demi Laut yang Cantik
Tribun Jateng/ bare kingkin kinamu
Wagub Jawa Tengah Taj Yasin saat buka acara Cosmic Undip bersama Wakil Dekan Kelautan Undip di CFD Jalan Pahlawan Semarang, Minggu (18/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Untuk mengurangi penggunaan sampah plastik yang memiliki manfaat negatif untuk lingkungan dan biota laut, mahasiswa Departemen Ilmu Kelautan Undip 2018 mengadakan acara Eco Save Makes a Healthy Circle (Cosmis) di Car Free Day, Jalan Pahlawan Kota Semarang, Minggu (18/11/2018).

"Kami sangat mendukung kegiatan ini, mari sadarkan masyarakat Indonesia untuk membuang sampah plastik pada tempatnya dan kurangi penggunaannya," tutur Wakil Dekan I Departemen Ilmu Kelautan Undip, Dr. Ir. Suradi M.S saat pembukaan.

Dalam pembukaan Cosmic yang ditandai dengan kampanye keliling CFD, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin juga mengungkapkan hal yang sama.

"Efeknya semoga bisa dirasakan Kota Semarang. Ayo kita tanam pohon untuk menanggulangi rob. Untuk sampah plastik mari kita kurangi penggunaannya, saya yakin gerakan positif ini bisa menular kepada masyarakat," jelas Taj Yasin.

Sekitar 200 mahasiswa dari Undip mengikuti acara ini. 

Ketua Panitia Kegiatan Cosmic, Lintang Bagus Aldiansyah menjelaskan, jika ini merupakan even pertamakali yang digagas oleh mahasiswa angkatannya.

"Ini wujud kepedulian kita tentang biota laut. Efeknya sangat menyedihkan untuk biota sampah plastik yang bermuara di laut. Dalam tubuh biota laut, ada ikan dan penyu yang di dalam tubuhnya ada sampah plastiknya," tutur Lintang Bagus kepada Tribunjateng.com.

Lintang juga menjelaskan jika dalam kegiatan ini, mahasiswa kelautan Undip menjual sedotan aluminium foil.

"Satu dari beberapa sampah terbanyak yakni sedotan plastik, kami juga menjual sedotan yang bisa dipakai beberapa kali. Nanti hasil dari penjualannya kami sisihkan untuk membantu korban gempa di Palu," imbuh Lintang.

Para peserta sangat antusias mengampanyekan sampah plastik ini.

"Lautku cantik tanpa sampah plastik," tandas penjelasan Lintang.(Kin) 

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved