Gempa Hari Ini Mengingatkan Kembali Tentang Gempa Dahsyat di Wonosobo 1924 Silam
Gempa dangkal berkekuatan 2,7 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Senin (10/12/2018) malam pukul 20:05:40 WIB.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Gempa dangkal berkekuatan 2,7 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Senin (10/12/2018) malam pukul 20:05:40 WIB.
Analisis BMKG, gempa bumi terjadi dengan koordinat episenter pada 7.42 LS dan 109.87 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 7 km arah Barat Daya Kabupaten Wonosobo pada kedalaman 11 km.
Hikmah, warga Desa Pungangan Kecamatan Mojotengah Wonosobo kaget merasakannya.
Getaran cukup terasa meski tidak kuat.
Warga Pungangan pun berhamburan keluar rumah untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
"Ya biasa kalau ada lindu (gempa), warga keluar rumah. Sudah lama gak ada lindu di sini," jelas Hikmah kepada Tribunjateng.com.
Peristiwa ini mungkin saja mengejutkan bagi sebagian orang.
Wajar, daerah asri yang dikelilingi beberapa gunung api ini jarang sekali tercatat mengalami bencana alam gempa bumi.
Cerita soal Wonosobo selama ini lebih banyak dibumbui hal-hal manis tentang keindahan alamnya yang menakjubkan, di antaranya Dieng yang berjuluk negeri di atas awan.
Kawasan yang sebagian masuk wilayah administrasi Kabupaten Banjarnegara itu selalu menjadi jujugan wisatawan dalam hingga luar negeri hingga sekarang.
Siapa sangka, di balik kecantikannya yang memikat, Wonosobo memiliki jejak masa lalu yang kelam.
Kota yang jauh dari samudera ini pernah luluh lantak karena gempa.
Meskipun berskala kecil, peristiwa gempa bumi semalam membuka kembali memori tentang gempa dahsyat yang pernah terjadi di wilayah ini, seratusan tahun silam.
Memori yang telah lama terkubur.