Siswi SMK Tewas Dibunuh di Bogor Rencananya Akan Dibawa Ke Bandung
Orangtua saya jaga kosan sebelah gang ini, terus ada warga teriak, ayah saya keluar saya ikut pas lihat sudah terkapar
TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG -- Jenazah Yubelia Noven Andriana, siswa SMK di Kota Bogor yang jadi korban penusukan di dekat tempat tinggalnya, rencananya akan dibawa ke rumah duka di sebuah rumah sakit swasta di Jalan Ir H Juanda, Bandung, Rabu (9/1/2019) pagi.
Orang tua Yubelia seniri tinggal di komplek Pesona Padasuka, kurang dari 2 km dari Terminal Cicaheum, Kota Bandung. Tribun sempat mendatangi rumah tersebut pada Selasa (8/1) malam namun rumah tampak sepi.
"Orang tuanya pada ke Bogor, ambil anaknya yang katanya ditusuk. Rencananya besok akan dibawa ke rumah duka," ujar seorang perempuan bernama Teti (44), warga perumahan tersebut.
Sehari-hari, orang tuanya memang bekerja dan tinggal di Kota Bandung. Namun, ia tidak mengetahui kenapa anaknya sekolah dan ngekos di Kota Bogor.
"Kalau orang tuanya memang kerja di rumah sakit swasta di Dago, kalau Noven kenapa sekolah di Bogor kami enggak tahu," ujar dia.
Sumber di rumah sakit tersebut menyebutkan bahwa orang tua Yubelia memang bekerja di rumah sakit tersebut.
"Memang betul, orang tuanya bekerja disini. Informasi yang kami terima rencananya mau dibawa ke rumah duka disini," ujar sumber Tribun.
Seperti diketahui, Yubelia ditusuk pria menggunakan sebilah pisau. Penusukan tersebut terekam CCTV. Korban sempat berdiri namun kemudian tersungkur dan pelaku melarikan diri.
Rekaman penusukan itu sempat viral. Foto-foto Yubelia tergeletak bersimbah darah pun juga beredar.
Siswi SMK Baranangsiang terkapar di Gang di belakang Masjid Raya Kota Bogor, RT 4/3 Kelurahan Baranangsiang, Bogor Timur, Kota Bogor, Selasa (8/1/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.
Roza (15) warga sekitar menuturkan bahwa saat kejadian dirinya sedang berada di dalam rumah.
Namun tiba tiba warga berteriak minta tolong karena melihat adanya seorang pelajar terkapar dengan bersimbah darah.
Kemudian Ia pun dan sang ayah dengan warga sekitar membantu evakusi pelajar tersebut ke rumah sakit.
"Orangtua saya jaga kosan sebelah gang ini, terus ada warga teriak, ayah saya keluar saya ikut pas lihat sudah terkapar," katanya daat ditemui di lokasi.
Saat diperiksa oleh warga denyut nadi pelajar tersebut masih berdenyut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pembunuh-siswi-bogor.jpg)