Tribunjateng Hari ini
Dua Pegawai RSUD Kudus Dibebastugaskan Setelah Terekam CCTV Berbuat Mesum
RSUD dr Loekmono Hadi Kudus membebastugaskan kedua pegawainya yang diduga ada di dalam video asusila yang viral di media sosial
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sebuah video tindakan asusila yang beredar di media sosial menghebohkan warga Kabupaten Kudus.
Video berdurasi 50 detik tersebut memperlihatkan adegan seorang lelaki dan perempuan yang sedang berpelukan dan berciuman.
Diduga pemeran dalam video tersebut merupakan pegawai RSUD dr Loekmono Hadi Kudus.
Video tersebut satu di antaranya diunggah akun Tiktok @ketutdewi_99.
Dalam keterangan unggahan tersebut dilengkapi dengan keterangan bahwa orang yang ada di dalam video tersebut diduga oknum pegawai BLUD RSUD dr Loekmono Hadi.
“Dugaan aksi tidak senonoh oknum pegawai BLUD RSUD dr Loekmono Hadi Kudus,” tulis keterangan video dalam akun @ketutdewi_99.
Dalam video yang diunggah tersebut direkam dari sebuah layar yang menampilkan rekaman closed circuit television (CCTV).
Di sudut bawah terdapat penanda berupa tulisan RMH TNGGA.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, memerintahkan Inspektorat dan direktur RSUD dr Loekmono Hadi untuk memeriksa terkait video tindak asusila yang beredar di media sosial.
“Dengan adanya video itu kami perintahkan inspektur maupun direktur untuk melakukan pemeriksaan,” kata Sam’ani, Senin (5/1/2026).
Hasil dari pemeriksaan tersebut nantinya baru pihaknya bahas dalam rapat.
Tentu hal itu akan disesuaikan dengan aturan PNS atau pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), termasuk dalam menjatuhkan sanksi.
“Setelah nanti dilakukan pemeriksaan sesuai dengan aturan PNS atau BLUD kami lakukan rapat. Sanksi apa yang perlu," kata Sam'ani.
"Dalam pemeriksaan lihat mungkin ada hak jawab, mereka itu bukan saya, tapi orang lain,” sambungnya.
Sam'ani merasa prihatin atas adanya video asusila yang beredar di media sosial tersebut.
| Murid Zuliyati Muntah-muntah Setelah Santap Jajanan Depan Sekolah |
|
|---|
| Sampel Makanan Diduga Penyebab Keracunan Murid SD Dibawa ke Labkesda |
|
|---|
| Tanggul Sungai Bremi Kota Pekalongan Jebol Sepanjang 35 Meter |
|
|---|
| Jalan Kaligawe Ditinggikan, Pengguna Jalan Disarankan via Jalur Alternatif |
|
|---|
| Sindikat Love Scamming Sleman Raup Rp 10 Miliar Sebulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/TRIBUN-JATENG-EDISI-6-JANUARI-2026.jpg)