RSUD Dr Soewondo Segera Buka Pelayanan untuk Pasien Sakit Jiwa Tahun Ini

RSUD Dr Soewondo akan segera operasionalkan Unit Pelayanan Pasien Kejiwaan pada pertengahan tahun 2019 ini.

RSUD Dr Soewondo Segera Buka Pelayanan untuk Pasien Sakit Jiwa Tahun Ini
Tribunjateng.com/Dhian Adi Putranto
Petugas Pendaftraran pasien rawat jalan di RSUD Dr Soewondo tengah melayani pendaftaran pasien. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL -- RSUD Dr Soewondo akan segera operasionalkan Unit Pelayanan Pasien Kejiwaan pada pertengahan tahun 2019 ini.

Unit yang baru selesai dibangun pada akhir tahun 2018 itu, saat ini tengah dilakukan pengadaan peralatan serta fasilitas penunjang pelayanan kejiawaan.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD DR Soewondo, dr Mastutik mengatakan bahwa pihaknya berencana akan mengoperasionalkan Unit Pelayaan Pasien Kejiawan setelah hajatan pesta demokrasi rakyat Indonesia yakni Pemilu 2019.

"Pengadaan peralatan ini disesuaikan dengan kebutuhan unit kejiwaan yang mana peralatan disiapkan untuk keselamatan pasien gangguan kejiawaan maupun pasien lain," jelasnya, Rabu (13/2).

Pihaknya pun juga mendesain ruang perawatan seaman mungkin agar pasien gangguan jiwa tidak melakukan tindakan yang tidak diinginkan dengan memanfaatkan peralatan dalam ruang perawatan.

"Ruang perawatan juga diberikan tralis besi bermotif vertikal karena motif ini paling aman, sehingga pasien tidak melakukan tindakan melukai diri sendiri yakni seperti bunuh diri," jelasnya.

Selain itu Ia menambahkan Unit pelayanan pasien gangguan jiwa ini nantinya dapat menampung pasien rawat inap dengan jumlah daya tampung 20 pasien.

Kemudian ruang perawatan untuk pasien pria dipisahkan dengan ruang perawatan pasien wanita.

"Gedung unit juga diletakan pada sisi selatan bagian belakang rumah sakit sehingga memberikan rasa aman baik bagi pasien mengidap gangguan jiwa maupun pasien lainnya," tambahnya

Sementara itu, Humas RSUD dr Soewondo Kendal, dr Muhammad Wibowo menuturtkan bahwa pihaknya juga tengah mempersiapkan Sumber Daya manusia untuk menunjang fasilitas pasien kejiwaan itu.

“SDM yang saat ini dipersiapkan seperti sekuriti, dokter ahli jiwa dan perawatnya tengah dilakukan. Sebelum bertugas, mereka nantinya yang akan melakukan assesmen bagi pasien yang menderita gangguan jiwa sesuai dengan prosedur,” tandasnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved