Awalnya Sepasang Kekasih Ini Mengurus SKCK, Malah Nekat Curi HP di Parkiran Mapolres Pati

Kedua tersangka yang merupakan sepasang kekasih tersebut diamankan oleh unit Resmob Polres Pati

Awalnya Sepasang Kekasih Ini Mengurus SKCK, Malah Nekat Curi HP di Parkiran Mapolres Pati
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Kedua tersangka yang merupakan sepasang kekasih tersebut diamankan oleh unit Resmob Polres Pati pada Jumat 29 Maret 2019 di kos tersangka, tepatnya di Dukuh Ngagul, Desa Winong, Kabupaten Pati. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - AJS (21), warga Desa Panggungroyom, Wedarijaksa dan IS (19) warga Desa Kutoharjo, Pati harus menanggung akibat dari pencurian HP yang mereka lakukan pada Sabtu (6/2/2019).

Kedua tersangka yang merupakan sepasang kekasih tersebut diamankan oleh unit Resmob Polres Pati pada Jumat 29 Maret 2019 di kos tersangka, tepatnya di Dukuh Ngagul, Desa Winong, Kabupaten Pati.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Ariyanto melalui Wakapolres Pati Kompol Danu Pamungkas Totok menjelaskan kronologi pencurian tersebut dalam konferensi pers di halaman Mapolres Pati, Rabu (10/4/2019).

"Kronologi peristiwa bermula ketika kedua tersangka mengunjungi Mapolres Pati pada Sabtu 6 Februari 2019 lalu untuk mengurus perpanjangan SKCK. Karena pelayanan SKCK tutup pada hari Sabtu, keduanya kemudian kembali ke parkiran," ucap Kompol Danu.

Sampai di parkiran, lanjut Kompol Danu, kedua tersangka melihat dua unit ponsel tergeletak di dasbor motor matic yang diparkirkan tepat di depan motor yang mereka kendarai.

"Dua buah ponsel merek Oppo tersebut kemudian mereka ambil," ungkapnya.

Kedua ponsel tersebut ialah milik MH dan DPA, warga Perum Wijaya Kusuma, Kecamatam Pati. Adapun yang melaporkan kasus tersebut ialah BN, orang tua korban.

Ketika ditanyai, AJS mengaku ialah yang berinisiatif untuk mengambil dua ponsel tersebut. Ia mengajak IS untuk turut melakukan perbuatan tersebut. Masing-masing mereka pun mengambil satu ponsel.

AJS mengaku, pada mulanya ia sempat ragu akan mengambil ponsel tersebut atau tidak.

"Awalnya saya sempat mikir, masa iya mau mencuri di kantor polisi. Namun, karena saat itu kami memang tidak punya uang dan banyak kebutuhan, akhirnya kami ambil," ungkapnya.

AJS mengaku menjual ponsel miliknya, kemudian menggunakan ponsel yang ia curi.

Atas perbuatan tersebut, sepasang kekasih itupun dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (mzk)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved