Diprotes Said Didu Karena Ucap Provinsi Garis Keras, Begini Jawaban Mahfud MD
Ahli hukum dan tatanegara, Mahfud MD menanggapi stafsus ESDM, Said Didu soal pernyataan provinsi garis keras.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Ahli hukum dan tatanegara, Mahfud MD menanggapi stafsus ESDM, Said Didu soal pernyataan provinsi garis keras.
Mulanya, seorang netizen mengunggah cuplikan video mahfud MD saat di Metro Pagi Primetime, Selasa (23/4/2019.
Mahfud MD menyampaikan hal itu untuk menyoroti soal sebaran kemenangan Pilpres 2019.
• Viral Video TKN 01 Adian Napitupulu dkk Sikap Hormat dan Sapa Jokowi Siap Presiden
• Video Detik-detik Kapal Vietnam Sengaja Tabrak Kapal Perang Indonesia KRI Tjiptadi 381
• Ibu Bunuh Diri Bawa Bayinya di Jembatan Serayu Cilacap, Kenali Gejala Baby Blues
• Nikita Mirzani Lahiran Tanpa Sosok Suami, Pengusaha Inilah yang Kumandangkan Adzan
Saat itu, Mahfud MD menyatakan bahwa sebaran kemenangan pada Pilpres 2019, mengingatkan untuk segera melakukan rekonsiliasi.
"Kalau melihat sebaran kemenangan, mengingatkan kita untuk lebih sadar, segera rekonsiliasi," ujar Mahfud MD.
"Karena saat ini kemenangan Pak Jokowi ya menang, dan mungkin sulit dibalik kemenangan itu dengan cara apapun."
"Tetapi kalau lihat sebarannya, di provinsi-provinsi yang agak panas, Pak Jokowi kalah," sambungnya.
"Dan itu, diidentifikasi tempat-tempat kemenangan Pak Prabowo, itu diidentifikasi dulunya dianggap sebagai provinsi garis keras."
"Dalam hal agama, misalnya Jawa Barat, Aceh, Sulawesi Selatan juga," ungkap Mahfud MD.
Oleh karena itu, menurut Mahfud MD saat ini sangat penting untuk membuat bangsa sadar akan keberagaman.
"Bangsa ini hanya akan maju kalau bersatu, karena buktinya kemajuan dari tahap ke tahap kita raih karena kebersatuan kita," kata Mahfud MD.
"Soal kemenangan, kekalahan, itu soal waktu saja, dan kita akan segera selesai kalau dalam soal itu," imbuh Mahfud MD.
Lantas, pernyataan mahfud MD itu ditanggapi oleh Mantan Stafsus ESDM, Said Didu.
Said Diu meminta klarifikasi soal ucapan Mahfud MD provinsi garis keras.
"Mohon maaf prof @mohmahfudmd, saya berasal dari Sulsel, mhn jelaskan indikator yg prof gunakan sehingga menuduh orang Sulsel adalah orang2 garis keras agar jadi bahan pertimbangan kami.
Kami orang Sulsel memang punya prinsip SIRI utk menjaga kehormatan. Inikah yg dianggap keras ?," tulis Said Didu.