Paska Libur Lebaran 2010
Toko-toko di Batam Masih Banyak Tutup
Hari Ketiga Lebaran Idul Fitri 1431 H atau H+3 suasana pertokoan dan pusat bisnis di Kota Batam belum 100 persen buka berusaha.
TRIBUNNEWSBATAM, BATAM – Hari Ketiga Lebaran Idul Fitri 1431 H atau H+3 suasana pertokoan dan pusat bisnis di Kota Batam belum 100 persen buka berusaha.
Dari Pantauan Tribun Batam di seputaran Batam seperti di Penuin, Jodoh
dan Nagoya, Senin (13/9/2010) terlihat hampir sekitar 60 persen usaha diKota Batam sudah
mulai beroperasi seperti biasa ,sementara sebanyak 40 persen terlihat
masih tutup dan belum membuka usahanya.
Seperti yang terlihat pusat perbelanjaan dan beberapa usaha di pertokoan
di sekitar Top 100 Penuin yang biasanya selalu ramai dan padat
pengunjung terlihat sepi dan lengang meski ada beberapa toko dan ruko
yang membuka usahanya pada siang tersebut.
Hal yang sama juga terlihat di pertokoan kawasan Tanjung Pantun Jodoh
yang berhadapan secara langsung dengan Jodoh Boulevard yang biasanya
ramai kini terlihat sepi dan tertutup rapat pintu koridornya.
Bahkan ada dari beberapa pemiliki ruko yang sengaja memasang pengumuman
di pintu koridor depan tokonya yang berisikan ucapan selamat hari raya
idul fitri sekaligus permintaan maaf karena tutup sementara usahanya dan
akan di buka kembali pada tanggal Selasa (14/9/2010) mendatang.
"Cari apa mas, kalo toko emas ini masih tutup, mungkin besok baru buka,"
jelas salah satu tukang ojek yang tengah mangkal dan mengira
tribunnewsbatam akan menggadaikan barang berharganya dikawasan Tanjung
Pantun Jodoh.
Dirinya juga mengatakan bahwa semua pemilik toko dan usaha yang ada di
lokasi tersebut akan berjualan kembali sesudah H+4 arena banyak dari
pemilik toko dan karywannya pulang kampung.
"Kalau pada H+4 atau 14 September 2010 dipastikan sebagian besar pemudik
sudah kembali terutama pegawai sebab sesuai kalender liburan Lebaran
hanya sampai 13 September 2010," jelasnya.
Sementara itu menurut pedagang sembako yang merupakan warga keturunan
menuturkan bahwa selama liburan lebaran hanya dirinya saja yang membuka
usahanya meski dirinya tahu kalo beberpa hari kemarin banyak yang tak
membuka toko oleh karena Hari Raya.
”Memang kemaren banyak yang tutup karena liburan hari raya , hanya toko
kami saja yang buka , karena banyak pesanan barang, meski saya punya
karyawan libur,” jelas warga keturunan tersebut yang enggan di sebutkan
namanya.