Jumat, 5 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Walikota Pekanbaru Hentikan Pembangunan Hall Tembak

Drs H Herman Abdullah MM, lakukan Inspeksi mendadak (sidak) ke Sekolah Menengah Kejuruan Negri (SMKN) 7 Pekanbaru

Tayang:
Penulis: ignatius prayogo | Editor: ignatius prayogo
Laporan : Adi

TRIBUN, PEKANBARU - Menaiki mobil dinas Toyota Alphard berwarna silver dengan nomer plat BM 1 A. Walikota Pekanbaru  Drs H Herman Abdullah MM, lakukan Inspeksi mendadak (sidak) ke Sekolah Menengah Kejuruan Negri  (SMKN) 7 Pekanbaru di Jalan Yos Sudarso, Pekanbaru.

Turun dari mobil dinasnya, Herman langsung menuju ke sebuah ladang kosong tepat di sebelah utara sekolah kejuruan itu. Tampak beberapa pohon yang sudah tumbang dan bekas ban buldozer di tanah.

Muzailis kepala sekolah SMKN 7 Pekanbaru, mengeluhkan kepada Walikota tentang rencana pembangunan hall tembak di samping area sekolah. Hall menembak akan digunakan untuk melaksanakan pertandingan cabang olah raga menembak pada Pekan Olahraga Nasional XVIII Tahun 2012 Provinsi Riau.

Tanah milik PT Cevron Indonesia yang semula dihibahkan kepada sekolahan tersebut, rencananya akan digunakan provinsi untuk membuat lapangan tembak."Dulu tahun 2006, PT Cevron sudah menghibahkan tanah ini untuk pengembangan sekolah," kata Muzailis saat ditemui, Jumat (4/2/2011) siang.
   
Muzailis mengatakan penebangan pohon di samping utara SMKN 7, sudah dilakukan sejak hari Senin tanggal 31 Januari tahun 2011 lalu. "Mereka sudah mulai memotong pohon hari Senin lalu, hari Rabu baru kita terima surat tembusan dari provinsi," katanya sambil menunjukan surat tembusan yang ditandatangani Gubernur Provinsi Riau H.M Rusli Zainal.

Terlebih pembangunan tempat menembak tersebut akan menyebabkan penggusuran mushola yang kini  sedang dibangun oleh pihak sekolahan." Kalau lapangan tembak itu jadi dibangun, maka mushola kita yang baru akan dibangun harus dibongkar," kata Muzailis.

Walikota Pekanbaru  Drs H Herman Abdullah MM mengaku belum mendapatkan surat tembusan dari Gubernur mengenai rencana pembangunan hall tembak yang berlokasi di  samping SMKN 7 Pekanbaru tersebut.  "Jangan asal kasih aja lah, kalau peluru itu nanti mengarah ke sekolahan bagaimana," kata orang nomor satu di Kota Pekanbaru ini.

Dirinya mengkhawatirkan akan dampak yang ditimbulkan akibat pembangunan hall tembak di samping sekolahan tersebut. Usai mendengar laporan dari kepala sekolah, Herman langsung meminta pihak Cevron datang untuk dimintai keterangan.

Sekitar lima belas menit kemudian, Djati Susetya selaku Manager Eksternal Relation PT Cevron Indonesia tiba. Usai dimintai keterangan oleh walikota, dirinya mengatakan akan meninjau ulang dan bersedia mengikuti rapat untuk membicarakan masalah ini." Pada prinsipnya sama, kita pasti akan membantu setiap program dari pemerintah,"ujarnya.

Pada sidak tersebut,  walikota juga memanggil Sukarno perwakilan dari PT Pembangunan Perumahan  untuk menghentikan sementara pengerjaan lapangan tembak tersebut.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved