Jumat, 5 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Musim transisi, waspada ISPA dan DBD

Pekanbaru memasuki musim transisi. Hingga akhir Februari ini, keadaan cuaca di Pekanbaru tidak menentu

Tayang:
Penulis: ignatius prayogo | Editor: ignatius prayogo
Laporan : Afrizal

PEKANBARU, TRIBUN - Pekanbaru memasuki musim transisi. Hingga akhir Februari ini, keadaan cuaca di Pekanbaru tidak menentu. Cuaca panas siang hari, bisa berubah menjadi hujan lebat tiba-tiba. Selain itu juga disertai angin kencang.

Selama musim transisi ini, warga Pekanbaru patut waspada terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan Demam Berdarah Dengue (DBD). Dua penyakit ini  merupakan penyakit yang rentan selama musim transisi.

"Kondisi cuaca ekstrim ini bisa berdampak pada ISPA dan DBD. Kita imbau masyarakat jagalah kesehatan dengan konsumsi air putih yang cukup dan bila perlu vitamin," ujar Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Dahril Darwis pada Tribun, Rabu (16/2).

Meskipun ISPA sangat berpotensi, diakui Dahril saat ini kondisi udara di Pekanbaru masih relatif aman.
Hal ini bisa dilihat dari belum adnaya peningkatan jumlah pasien yang mengeluhkan ISPA di puskesmas.
Tingkat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) masih berada di bawah angka 100. Indeks ini masih aman bagi kesehatan. Beda halnya bila indeks menunjukan angka 100 hingga 200, maka masyarakat yang memiliki penyakit rentan cuaca harus mulai waspada.

ISPA merupakan penyakit yang bisa dikenali dari gejala awal. Penyakit ini mirip gejala flu yang disertai peningkatan panas tubuh akibat demam. Siapapun dipastikan bisa terserang penyakit ini. "Namun ISPA ini yang paling rentan itu dialami anak-anak dan orangtua," kata Dahril.

Selain itu, lanjut Dahril, kondisi hujan panas yang terjadi beberapa hari terakhir, menjadi musim perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti penular DBD. Nyamuk ini hanya membutuhkan waktu seminggu mulai dari bertelur hingga menjadi dewasa dan mampu menularkan virus DBD.
Hujan menyebabkan genangan air yang menjadi sarang nyamuk.

"Kita minta warga selalu waspada. Hujan panas saat ini rentan bagi perkembangbiakan nyamuk DBD," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pekanbaru memeprkirakan musim transisi akan terjadi hinga akhir Februari. Selama musim tersebut, cuaca tidak menentu. Panas maupun hujan bisa saja terjadi secara tiba-tiba. Kondisi baru normal menjelang Maret karena saat itu mulai memasuki musim kemarau.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved