Pegadaian Buka Layanan Online
Perkembangan teknologi yang terus terjadi dewasa ini, mau tak mau juga menuntut perusahaan untuk mengikutinya.
Penulis: ignatius prayogo | Editor: ignatius prayogo
Laporan : Anastasia
TRIBUN, PEKANBARU -Perkembangan teknologi yang terus terjadi dewasa ini, mau tak mau juga menuntut perusahaan untuk mengikutinya. Termasuk yang dilakukan Perum Pegadaian dengan menghadirkan sistem layanan online untuk memudahkan para nasabahnya.
GM Teknologi Informasi Kantor Pusat Perum Pegadaiaan, Sigit Tjahjo Prabowo didampingi Kepala Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru K Syahrul Rusli, SE, MM memaparkan layanan online ini merupakan terobosan yang dilakukan Pegadaian mulai tahun 2010 kemarin.
"Tujuan penerapan sistem online ini adalah untuk mempermudah dan memanjakan pelanggan pegadaian untuk bertransaksi. Jadi mereka bisa melakukan transaksi seperti pembayaran setoran atau menebus barang di kantor pegadaian manapun," jelas Sigit, Rabu (16/2).
Ia menyebutkan sistem online ini sudah mulai diuji sejak akhir tahun 2010 di Jakarta. Selanjutnya pada tahun 2011 mulai diterapkan di kanwil-kanwil di seluruh Indonesia. Termasuk Kanwil II Pekanbaru yang membawahi wilayah Riau daratan dan Kepri.
Sebagai perintis, sistem online sudah dimulai sejak hari Selasa (14/2 ) di kantor cabang Pekanbaru kota. Pimpinan Pegadaian Kanwil II, Syahrul menyebutkan ada 11 titik untuk bisa menikmati layanan online ini.
Ke sebelas titik tersebut antara lain Pegadaian Bukit Barisan, Simpang BPG Kulim, Simpang Tiga, Jalan Utama, Kertama, Kapling, Pasar Sail, Mal Pekanbaru dan Plaza Sukaramai, serta kantor cabang Pekanbaru Kota, Jalan Jenderal Sudirman.
"Pada tahap awal ini memang baru 11 titik yang melayani sistem online. Tapi Kanwil II menargetkan sepanjang tahun 2011, seluruh pegadaian di wilayah Riau daratan dan Kepri bisa online semua," ujar Syahrul.
Dan pada tahap awal ini, mungkin nasabah belum terlayani secara optimal karena sistem masih baru dan butuh penyesuaian. Namun ia tegaskan, itu hanya bersifat sementara saja. "Apabila masih ada pelayanan yang kurang optimal, kami mohon pengertian dari masyarakat. Tapi kami tetap akan memberikan pelayanan yang terbaik," kata Syahrul.
Baru Pegadaian Konvensional
SISTEM layanan online di Perum Pegadaian untuk sementara ini baru diberlakukan di kantor pegadaian konvensional. Kepala Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru K Syahrul Rusli, SE, MM menjelaskan, Pegadaian Syariah belum diikutkan dalam tahap awal ini.
"Ini hanya masalah prioritas saja. Pegadaian konvensional memiliki jumlah nasabah yang jauh lebih banyak dan lebih tua. Karena itu kami prioritaskan untuk membangun jaringan online di pegadaian konvensional terlebih dahulu. Namun pada pertengahan tahun 2011 ini akan melibatkan pegadaian syariah," ujarnya. Tepatnya sekitar bulan Juli 2011.
Sepanjang tahun 2010, Pegadaian Kanwil II memiliki jumlah nasabah pegadaian umum sebanyak 538.774. Jumlah tersebut belum digabungkan dengan nasabah di bulan Januari 2011 yang jumlahnya 48.837.
Sedangkan pegadaian syariah memiliki pelanggan sebanyak 34.297 hingga akhir Desember 2010. Pada bulan Januari 2011, jumlahnya bertambah 4.938 nasabah.
Dengan memberlakukan sistem online, nasabah pagadaian akan semakin dimudahkan dalam melakukan transaksi. Misalnya saja nasabah harus membayar setoran yang sudah akan jatuh tempo, padahal sedang berada di luar kota. Maka dengan sistem online, nasabah bisa membayar di kantor pegadaian terdekat.
Untuk Sumatera, ada beberapa kota yang sudah menerapkan sistem online. Yakni di Pekanbaru, Medan, Padang, dan Palembang.