Jumat, 5 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Harmoni Cadas Iron Maiden, Berteriaklah Jakarta!

Sinar terang sang rembulan dan hembusan angin di pesisir Laut Jakarta, seakan jadi pengiring harmoni cadas oleh band gaek Iron Maiden

Tayang:
Penulis: ignatius prayogo | Editor: ignatius prayogo
JAKARTA,TRIBUNNEWSPEKANBARU.COM,  - Sinar terang sang rembulan dan hembusan angin di pesisir Laut Jakarta, seakan jadi pengiring harmoni cadas kala enam belas lagu digeber habis oleh band gaek Iron Maiden nyaris tanpa jeda pada konsernya malam tadi (17/2/2011), di Pantai Festival Ancol.

Konser yang berlangsung dua jam lebih itu mampu mengobati kerinduan para penggemar Iron Maiden yang telah menunggu kedatangan band legenda Heavy Metal itu. Maklum, Iron Maiden terakhir melakukan tour keliling dunianya tiga belas tahun lalu.

Tembang "The Final Frontier" dipilih sebagai lagu pembuka konser tersebut. Meski tidak semua penonton akrab dengan satu lagu teranyar band tersebut, tempo cepat dan hentakan rhythm section khas hardcore metal mampu mengguncang puluhan ribu penonton yang hadir.

Band 'tua' yang personelnya rata-rata sudah berusia 50 tahun ke atas itu masih mampu menyuguhkan aksi panggung yang atraktif. Mereka seakan menyihir para penonton sama seperti ketika mereka mampu menguncang dunia dengan aksi mereka pada tiga puluh lima tahun lalu, saat mereka mereka memulai debutnya.

Bruce Dickinson, sang vokalis, misalnya. Ia tak henti-hentinya berlari mengelilingi panggung, sambil terus bernyanyi dengan nada-nada tingginya.

Semangat penonton baru benar-benar terbakar ketika band tersebut membawakan nomor lawas "Two Minute To Midnite," lagu pertama yang dibawakan Iron Maiden malam itu dari masa kejayaan musik Heavy Metal.

Sontak penonton berteriak menyambut lagu tersebut, sambil mengangkat kedua tangan ke udara mengacungkan "Devil's Horn," yakni mengepal jari sembari mengacungkan jari telunjuk dan kelingking, sebuah pose khas dalam pertunjukan metal.

"Berteriaklah untukku Jakarta" teriak Bruce kepada penonton yang disambut dengan teriakan puluhan ribu penonton.

Di pertengahan konser, Bruce tiba-tiba keluar dengan mengenakan seragam tentara Inggris dari abad ke-17, sembari membawa bendera Inggris berukuran besar. Dengan mudah dapat di tebak, band yang terdiri dari Brucek Dickinson (Vokal), Steve Harris (Bass), Nicko McBrain (Drum), Janick Gers (Gitar), Adrian Smith (Gitar) dan Dave Murray (Gitar), bersiap membawakan hits legemdaris mereka, "The Trooper," dan penontonpun kian terbakar atmosfer metal yang bergejolak tanpa henti.

Teriakan puluhan ribu penonton mengiringi lengkingan vokal Bruce dalam lagu bertempo cepat itu, dengan sebagian besar penonton ikut berjingkrak mengikuti hentakan lagu.

Konser yang merupakan rangkaian tour promo album teranyar mereka, "The Final Frontier," relatif lebih banyak menyuguhkan nomor-nomor dari album terbaru, seperti "Eldorado," yang berhasil membuat mereka memenangkan Gramy Award sebagai "Best Metal Performances," serta "Comming Home," dengan diselingi hits-hits lawas mereka.

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved