Pengoperasian Jalur Ganda Prupuk-Bumiayu Molor

double track kereta api (KA) antara Prupuk-Bumiayu,, terpaksa batal dan molor.

Pengoperasian Jalur Ganda Prupuk-Bumiayu Molor
Jalur KA Semarang -Surabaya terapkan sistim layang
Laporan Wartawan Tribun Jogya/ Hanan Wiyoko


TRIBUNJATENG.COM PURWOKERTO,- Rencana pengoperasian jalur ganda atau double track kereta api (KA) antara Prupuk-Bumiayu, Kabupaten Brebes sepanjang 17,8 kilometer pada Selasa (27/9/2011 lalu, terpaksa batal dan molor. Hal tersebut dikarenakan pengerjaan sinyal yang belum selasai.

"Jalur gandanya sendiri sudah selesai dibangun dan sudah bisa dioperasionalkan. Namun karena peralatan sinyal belum terpasang semua, sehingga pengoperasian jalur ganda Prupuk-Bumiayu terpaksa ditunda," kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono ketika dihubungi Jumat (30/9/2011) siang.

Kapan jalur tersebut akan diresmikan, ia katakan belum tahu waktu persisnya. Menurutnya, dioperasikannya jalur ganda itu akan mempercepat perjalanan KA, minimal bisa lebih cepat 20 menit.

Pembangunan jalur ganda koridor Prupuk-Bumiayu masuk dalam segmen II proyek double track Cirebon-Kroya yang dilaksanakan secara multi years 2010/ 2011. Dengan akan dioperasikannya jalur ganda tersebut yang terdiri dari dua
petak jalan masing-masing Prupuk-Linggapura sepanjang 11,3 kilometer dan Linggapura-Bumiayu 6,5 kilometer jalur ganda koridor Prupuk-Puwokerto tinggal menyisakan 1 petak jalan antara Bumiayu-Kretek sepanjang 11,1 kilometer.

"Selama ini, ada kendala dalam pembangunan jalur ganda di petak terakhir itu, yakni adanya jembatan Sakalibel yang cukup panjang," kata Surono.

Jembatan Sakalibel di Sungai Keruh itu berada km 313 +434 sebelah timur stasiun Bumiayu dengan panjang 280 meter.

Jalur ganda pada petak terakhir tersebut baru direncanakan akan beroperasi 10 Oktober mendatang. Saat ini sedang dilakukan pembangunan jembatan konstruksi beton dengan 6 pilar yang dijadwalkan selesai awal Oktober 2011.

"Kalau petak Bumiayu-Kretek selesai, maka jalur ganda Purwokerto - Bumiayu sudah bisa dioperasikan semua (full double track) ," ujarnya.

Selain pembangunan jalur ganda, sambung Surono, pihak Satuan Kerja Jalur Ganda Cirebon–Kroya kini juga melakukan pembangunan jalur parkir baru di stasiun Prupuk, Linggapura dan Bumiayu. Pembangunan jalur baru tersebut untuk menambah jalur parkir yang selama ini sudah sudah ada. Penambahan jalur parkir di stasiun Prupuk dari lima jalur parkir lama menjadi enam jalur, di stasiun Linggapura dari dua jalur parkir menjadi empat jalur, dan di stasiun Bumiayu dari tiga jalur parkir menjadi empat jalur.

Penambahan jalur parkir baru dimaksudkan untuk lebih menjamin keamanan, keselamatan dan kelancaran operasi perjalanan kereta api. Penambahan jalur parkir di stasiun sesuai kebutuhan ideal akan dapat meminimalisir penahanan kereta api dimuka sinyal masuk stasiun untuk menunggu pengosongan jalur bagi kereta api yang akan masuk stasiun.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved