Rustriningsih Siap Lawan Bibit
Wakil gubernur Jawa tengah Rustriningsih memastikan diri mengambil formulir pendaftaran calon
Terkait dengan Garin Nugroho ia mengaku sudah mengenal lama. Bahkan, ia menyebut sineas sekaligus budayawan nasional itu sebagai sahabatnya.
Sebelumnya, sineas nasional Garin Nugroho Riyanto (49) juga memutuskan untuk mengambil formulir pendaftaran calon wakil gubernur di kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jateng.
"Garin kan berasal dari kata Gareng yang selalu mengantarkan (mendampingi) punggawa pandawa. Kali ini Garin ingin mengantarkan Srikandi Jateng yaitu Rustriningsih sebagai wakilnya," kata pengamat politik nasional Sukardi Rinakit yang datang mewakili Garin, Selasa (4/9)
Ia bercerita bahwa keputusan garin itu berawal dari perbincangan dengan dua sahabat Garin yaitu Franky Sahilatua dan Moeslim Abdurrahman. Mereka ingin ada seseorang yang terlibat langsung membangun masyarakat kultural dan berbudaya.
"Kedua kawannya itu ingin dimulai dari jawa tengah karena potensi pemilih di jateng mencapai angka 15 persen, budayanya juga luar biasa," jelasnya.
Menjelang kematian Moeslim, Sukardi dimintai tolong untuk mengingatkan garin tentang hal itu. Garin pun menyatakan siap dengan segala resikonya termasuk tidak bisa membuat film seintens dahulu. Atau berkonsentrasi menjadi wagub.
Adapun pilihan sebagai wakil, pihaknya telah mengetahui sepak terjang Rustriningsih sejak 1990an. Menurutnya, Rustri sosok srikandi yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat. Dan paduannya dengan garin akan sesuai karena Rustri mengurus pemerintahan dan Garin membangun masyarakat berbasis kultural.
"Saat ini Garin sedang di jakarta di kedutaan jepang dan korea untuk even budaya. Nanti pas pengembalian formulir, ia akan datang sendiri," jelasnya.
Ketika dihubungi, Garin Nugroho membenarkan semua ucapan sahabatnya Rukardi. Ketertarikannya terhadap Rustri karena ia sudah mengenal sosoknya sejak menjabat bupati Kebumen. Paling tidak ada tiga hal yang ia lihat dari Rustri yaitu track record yang relatif bersih, daya tahannya menghadapi tekanan serta komitmennya melayani masyarakat.
Tujuannya adalah mengantarkan seseorang yang merupakan pemimpin yang bagus. Ia melihat bahwa masyarakat jenuh dengan politik dan butuh figur pemimpin yang baik. Selain itu Rustri juga cocok karena paham birokrasi.
"Saya sudah paham resiko. Menurut saya kerja budaya bisa dilakukan dimanapun, bahkan bisa langsung menyentuh masyarakat," tuturnya.
Adapun wakil ketua DPD PDIP Nuniek Sriyuningsih mengatakan bahwa Rustriningsih selalu ditanyakan DPP. Bahkan, seorang Puan maharani bertanya apakah Rustri sudah mendaftar atau belum.
"Seandainya mendapat rekomendasi, jajaran partai siap memenangkan," ucapnya.
Selain Rustri kemarin juga ada yang mendaftar di hari terakhir. Mereka yaitu Bupati Purbalingga Heru Sujatmoko, Bekas Bupati Wonogiri Begug Poernomosidi, Ketua Pemuda Pancasila Budi Supriyanto. Total sudah ada 20 calon yang mendaftar. (bbb)