Pemilihan Gubernur Jateng
Don Murdono Siap Mundur dari PDIP
Kader PDI Perjuangan yang juga Bupati Sumedang, Don Murdono, mengaku menyerahkan nasibnya kepada Ketua Umum Megawati
Tayang:
Editor:
ignatius prayogo
WARRTA JATENG/SUWOKO
MENDAFTAR- Hadi Prabowo menyerahkan berkas pendaftaran cagub dan cawagub kepada Ketua KPU Jawa Tengah, Fajar Saka, di lantai 3 kantor KPU Jawa Tengah, Semarang, Selasa (5/3/2013) malam.
Laporan Wartawan Warta Jateng, Suwoko
SEMARANG, WARTA JATENG- Kader
PDI Perjuangan yang juga Bupati Sumedang, Don Murdono,
mengaku menyerahkan nasibnya kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Calon Wakil Gubernur Jateng itu akan mundur
sebagai kader PDI Perjuangan jika Megawati memintanya.
"Tergantung
Ketua Umum (Megawati). Jika Ketua Umum menghendaki saya tidak di PDI Perjuangan, ya saya tidak di PDI Perjuangan," ujar Don
Murdoko ketika ditanya wartawan terkait pencalonannya di pemilihan Gubernur Jawa
Tengah 2013 melalui partai lain, usai mendaftar di KPU Jateng, Selasa
(5/3/2013) sekitar pukul 23.30 WIB.
Don mencalonkan diri
sebagai calon wakil gubernur mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda)
Provinsi Jawa Tengah, Hadi Prabowo. Dia memutuskan untuk tetap maju
sebagai peserta pemilihan Gubernur Jawa Tengah, setelah dinyatakan tidak
mendapat rekomendasi dari PDI Perjuangan.
Hingga menjelang pendaftaran ke KPU, Don mengaku tidak ada pihak yang memintanya mundur dari PDI Perjuangan. Dia menyatakan akan tetap menjadi kader PDI Perjuangan jika masih dikehendaki Megawati. "Sampai sekarang belum ada yang meminta saya untuk mundur," katanya.
Don
dan Hadi merupakan bakal calon dari PDI Perjuangan yang mengikuti
proses penjaringan di DPP. Dia mengaku baru memutuskan tetap maju
setelah dihubungi Hadi Prabowo untuk menjadi cawagub. Sebelumnya, dia tidak memiliki rencana untuk maju melalui
partai lain, dan mengaku setia menunggu rekomendasi.
"Saya
baru tahu informasi (hasil rekomendasi) tadi (Selasa) sore. Jadi
sebelumnya belum ada pembicaraan untuk maju bersama dengan Pak Hadi.
Saya ditelepon Pak Hadi dan rekan-rekan lain untuk maju. Simpelnya
seperti itu," katanya.
Terkait dengan
kesediaanya untuk maju sebagai cawagub, Don mengaku karena dinamika
politik yang terjadi menjelang ditutupnya pendaftaran di KPU.