Kecelakaan Tanah Putih

Dua Orang Meninggal Dunia

Kepala bagian pelayanan klaim PT Jasa Raharja Sukrino menyebutkan data kecelakaan Tanah Putih sementara mencapai 15 orang.

Laporan Reporter Tribun Jateng, bakti Buwono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG
- Kepala bagian pelayanan klaim PT Jasa Raharja Sukrino menyebutkan data kecelakaan Tanah Putih sementara mencapai 15 orang. Rinciannya, 12 orang luka-luka, dua meninggal dunia dan seorang lagi kritis.

Nama-nama yang sudah di kantonginya sementara yaitu:

Luka-luka:
1. Sirila Oktaviani Ananda (20) warga Karonseh Timur RT 04, RW 05 Ngaliyan
2. Resti (25) warga Sawo Tanggul, Jember
3. Maryono  Portosarri IIG/I C, srondol Kulon. (RS Elizabeth)
4. Anisa Sekar Safitri (anak Maryono pengendara Jazz putih)

Meninggal Dunia (RS Roemani
1. Agus Irvan Sulistyo (50), warga Ganesha Mukti 203, Pedurungan.
2. Eko Budiarto (36), kampung Pandeyan, Kebonharjo, RT  04/RW 01, Kebon Agung Semarang.

Kritis:
Identitas belum diketahui

Sukirno menjamin, bahwa korban kecelakaan dijamin Jasa Raharja. Biaya perawatan akan diganti maksimal Rp 10 juta dan untuk yang meninggal dunia mendapat santunan Rp 25 juta.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan karambol di turunan Tanah Putih, tepatnya di pertigaan Pasar Kambing, Kota Semarang, Jawa Tengah, melibatkan bus Nugroho, mobil Honda Jazz, Nissan Livina, Honda Accord, serta lima sepeda motor.

Menurut saksi mata, bus Nugroho meluncur dari atas dan tidak terkendali. Mendekati pertigaan Pasar Kambing, bus menyeruduk Jazz, lalu menghantam Livina.

Bus berhenti setelah menabrak papan reklame dan menjepit Honda accord. Lima motor yang berada di dekat bus dan mobil juga jadi korban.

Sampai saat ini, proses evakuasi masih dilakukan. (*)

Editor: rustam aji
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved