Tugu Muda Ikuti Langkah Tim PSSI Semarang 2009
Prestasi Tugu Muda juara putaran final Danone Nations Cup (DNC) 2013 mengikuti sukses yang pernah diraih tim Danone Pengcab PSSI Semarang tahun 2009.
Tayang:
Penulis: muslimah | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Prestasi Tugu Muda keluar sebagai juara putaran final Danone Nations Cup (DNC) 2013 mengikuti sukses yang pernah diraih tim Danone Pengcab PSSI Semarang pada tahun 2009.
Waktu itu tim yang antara lain digawangi Dwi Candra Rukmana dan Awan Seto Raharjo mewakili Indonesia ke putaran dunia DNCyang digelar di Afrika Selatan pada 2010, bertepatan dengan gelaran Piala Dunia.
Di ajang tersebut Candra dkk mencatat prestasi fenomenal dengan finis di peringkat keenam. Mereka diantaranya menaklukkan tim kuat Italia.
Tugu Muda pada tahun 2011 juga pernah mewakili Jateng ke putaran nasional DNC namun hanya melaju sampai babak delapan besar.
"Kemenangan ini sekaligus mengobati kekecewaan saat gagal di tahun 2011," ujar salah satu pembina Tugu Muda, Andy Permadi.
Kemenangan Tugu Muda sekaligus semakin mengukuhkan dominasi sepak bola usia dini Jateng di tingkat nasional. Daerah ini antara lain juara dua Lipio tahun 2011.
Di ajang PON 2012 pun tim sepak bola Jateng yang dilatih arsitek PSIS saat ini, Firmandoyo mampu keluar sebagai juara ketiga sekaligus mengakhiri penantian medali selama kurun 30 tahun. (*)
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Prestasi Tugu Muda keluar sebagai juara putaran final Danone Nations Cup (DNC) 2013 mengikuti sukses yang pernah diraih tim Danone Pengcab PSSI Semarang pada tahun 2009.
Waktu itu tim yang antara lain digawangi Dwi Candra Rukmana dan Awan Seto Raharjo mewakili Indonesia ke putaran dunia DNCyang digelar di Afrika Selatan pada 2010, bertepatan dengan gelaran Piala Dunia.
Di ajang tersebut Candra dkk mencatat prestasi fenomenal dengan finis di peringkat keenam. Mereka diantaranya menaklukkan tim kuat Italia.
Tugu Muda pada tahun 2011 juga pernah mewakili Jateng ke putaran nasional DNC namun hanya melaju sampai babak delapan besar.
"Kemenangan ini sekaligus mengobati kekecewaan saat gagal di tahun 2011," ujar salah satu pembina Tugu Muda, Andy Permadi.
Kemenangan Tugu Muda sekaligus semakin mengukuhkan dominasi sepak bola usia dini Jateng di tingkat nasional. Daerah ini antara lain juara dua Lipio tahun 2011.
Di ajang PON 2012 pun tim sepak bola Jateng yang dilatih arsitek PSIS saat ini, Firmandoyo mampu keluar sebagai juara ketiga sekaligus mengakhiri penantian medali selama kurun 30 tahun. (*)