Dilema Pembentukan Tim PSIS
Tersebar di Pusdiklat hingga Timnas kelompok umur, Semarang adalah gudang pemain muda potensial. Sayangnya...
Penulis: muslimah | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tersebar di Pusdiklat hingga Timnas kelompok umur, Semarang adalah gudang pemain muda potensial. Sayangnya, tanpa kesinambungan pembinaan, PSIS belum memaksimalkan harta karun yang masih harus dipoles itu. Persiapan tim yang selalu dilakukan terburu-buru karena desakan waktu menjadi penyebabnya. PSIS sejauh ini belum menyentuh pembinaan jangka panjang.
"Sangat banyak pemain muda bertalenta di Semarang. Jika bisa jadi satu tim, pasti hasilnya luar biasa," ungkap pemain muda Semarang, Dwi Candra Rukmana kepada Tribun Jateng.
Candra saat ini tercatat sebagai anggota Timnas pelajar U-18. Ia juga penghuni Pusdiklat Salatiga yang sudah menghasilkan bintang besar seperti Bambang Pamungkas. Bersamanya di Timnas U-18 juga ada nama kiper Randy Garindra yang di masa kecil mulai belajar bola di SSB Tugu Muda.
Semarang juga mengirimkan wakil di Timnas U-19 yang tengah naik daun karena baru saja memenangkan Piala AFF 2013 yaitu kiper Awan Setho Raharjo. Satu pemain lagi yakni Septian David Maulana tidak masuk tim inti karena mengalami cedera.
Septian selain di timnas tercatat sebagai siswa Pusdiklat. Sementara awan, seperti halnya Candra akan masuk Pusdiklat Salatiga usai babak kualifikasi Piala AFC. Sebelumnya ia bersama Tim SAD belajar sepak bola di Uruguay.
Sebenarnya, bukan tahun ini saja bintang pemain muda Semarang bersinar. Ditarik ke belakang, tahun 2011 pada saat PSSI masih memiliki agenda nasional Piala Suratin (U-18) dan Piala Menpora (U-15), Semarang menebar ancaman dengan menjadi juara Piala Menpora dan runner up Suratin. Di tahun 2004, PSIS junior bahkan menjadi juara Piala Suratin. Waktu itu Setyo Agung nugroho yang yang bertindak sebagai manajer.
Sayangnya, saat para pemain muda beranjak dewasa, nama mereka justru mulai menghilang dari Semarang, terutama PSIS. Sebagai misal kiper PSIS junior 2011, Daryono yang kini berkostum Persija Jakarta.