Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penerimaan CPNS

SMS Gelap Beredar Jelang Pelaksanaan Tes CPNS Kudus

Mendekati pelaksanaan tes CPNS 3 November mendatang, beredar SMS gelap yang menyebutkan adanya calo

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rustam aji
zoom-inlihat foto SMS Gelap Beredar Jelang Pelaksanaan Tes CPNS Kudus
Berkas lamaran CPNS Kudus

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Mendekati pelaksanaan tes CPNS Kabupaten Kudus yang akan digelar 3 November mendatang, beredar SMS gelap yang menyebutkan adanya calo yang mematok tarif Rp 50 juta hingga Rp 150 juta untuk guru kategori 2 dan jalur umum.

Dalam sms gelap yang beredar tersebut, juga menyayangkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kudus, Djoko Triyono, yang selalu menggembor-gemborkan bahwa pelaksanaan CPNS gratis dan tidak ada pungutan uang untuk bisa lolos seleksi.

"Mas Joko, aku senang pernyataan sampeyan di koran berulangkali kalau cpns gratis. kenyataan di lapangan orang-orang dekat Bupati mematok tarif 50 jt - 150 jt untuk K2 dan umum," bunyi sms yang beredar.

Dalam sms yang beredar, juga tertulis bahwa pembayaran dilakukan setelah pelaksanaan tes CPNS. Bahkan, dalam sms tersebut juga menyebutkan, Kepala BKD Kudus mengetahui adanya calo akan tetapi hanya diam dan seolah tidak tahu.

"Pembayaran beberapa hari setelah tes. Itu di luar Rp 1,2 juta seperti berita yang ditulis. Aku eman sampeyan ngomong tanpa pungli tapi dimanfaatkn orang lain. aku menduga sampeyan ngerti yang bermain siapa, mengapa diam aja? apa memang sedang bersandiwara?" bunyi lanjutan sms itu.

Saat hendak dimintai tanggapannya, Djoko Triyono, sedang tidak berada di Kantor. Pelaksana tugas (plt) Kabid Diklat dan Pengembangan SDM BKD Kudus, Revlisiyanto Subekti mengatakan, sms gelap tersebut tidak benar.

Dia beralasan, BKD Kudus hanya menjalankan pelaksanaan pendaftaran rekrutmen CPNS dan menyediakan tempat tes. Untuk pelaksana rekrutmen CPNS dilakukan langsung oleh Pemerintah Pusat.

"Itu sms gelap dan kebenarannya perlu dipertanyakan. Mungkin orang yang ingin membuat rekrutmen CPNS kacau," katanya di Kantor BKD Kudus, Selasa (22/10/2013).

Dia menghimbau kepada seluruh peserta tes CPNS Kudus untuk terpengaruh sms gelap tersebut. Dia meminta agar peserta tes CPNS fokus pada telaksanaan tes saja.

"Kami menghimbau lebih baik peserta konsentrasi saja ke tes CPNS. Kalau ada orang mengaku bisa meloloskan CPNS jangan dipercaya," himbaunya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved