Tribunjateng Hari ini
Mereka Langsung Membakar Tanpa Orasi
Aksi demo di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah, Sabtu (30/9), berujung rusuh.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: galih permadi
--Pendemo Bakar Gedung DPRD di Lima Kabupaten/Kota di Jawa Tengah
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Aksi demo di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah, Sabtu (30/9), berujung rusuh. Sedikitnya lima gedung DPRD menjadi sasaran amuk massa. Massa membakar gedung DPRD Kota Pekalongan, Kota Tegal, Kota Solo, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Cilacap.
Selain itu, massa mengeluarkan meja kursi dari gedung DPRD dan kemudian membakarnya. Akibat kericuhan itu, sejumlah fasilitas umum rusak parah.
Di Kabupaten Pekalongan, para pendemo yang berusia remaja berbuat anarkis di kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Kota Pekalongan, pada Sabtu siang. Tanpa melakukan orasi, massa langsung merusak pos penjagaan dan membakar kursi di gedung DPRD Kota Pekalongan.
Baca juga: Dalam Semalam, Rumah Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya hingga Sri Mulyani Habis Dijarah Massa
Baca juga: Rumah Dinas Wagub Jatim Dibakar Massa, Ruang Kerja Emli Dardak Hangus
Kerusuhan terjadi, sejak pukul 12.00, ketika rombongan remaja yang diduga pelajar mendatangi halaman Setda Kota Pekalongan. Awalnya hanya berkumpul, namun tak lama kemudian massa melempari kaca perkantoran, merusak taman, serta menghancurkan sejumlah kursi DPRD Kota Pekalongan.
Pantauan Tribun Jateng, sejak siang hingga sore hari ini, ratusan orang masih memadati lingkungan Pemkot Pekalongan. Tidak hanya itu, mobil dinas Sekretaris Daerah pun tak luput dari amukan massa. Bahkan, kantor DPRD Kota Pekalongan, Ruang Jlamprang Setda Kota Pekalongan, ruang Wali Kota Pekalongan tak luput dari amukan massa.
Situasi semakin memanas saat kursi-kursi di dalam Gedung DPRD dikumpulkan dan dibakar. Api sempat membesar, hingga menimbulkan kepanikan. Beruntung, sejumlah anggota Kodim 0710 Pekalongan sigap melokalisasi titik api sehingga tidak merembet ke bagian lain gedung.
Selama lebih dari tiga jam, polisi berusaha membubarkan massa dengan gas air mata. Namun, aksi kucing-kucingan terjadi karena para remaja mundur sejenak lalu kembali maju setelah asap gas mereda.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekalongan, Nur Priyantomo, menyayangkan aksi tersebut. "Kami sangat menyayangkan aksi ini tidak dilakukan secara damai, bahkan cenderung anarkis," kata Nur kepada Tribun Jateng.
Dia menegaskan, aparat TNI-Polri telah bersiaga penuh menjaga kawasan Setda. Dia mengimbau orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya, supaya tidak mudah terprovokasi dan ikut dalam aksi merusak. "Banyak di antara mereka anak-anak muda yang tidak bisa dikendalikan. Mobil rusak, kursi dibakar. Kami harap para orang tua menjaga anak-anaknya agar tidak ikut aksi," tambahnya.
Selain itu, ia juga meminta guru di sekolah turut mengedukasi siswa agar menyampaikan aspirasi dengan cara damai. "Ini mungkin rentetan dari aksi serupa di daerah lain, hingga kami mengalami hal yang sama," katanya.
Di Kabupaten Brebes, massa pengemudi ojek online (ojol) bersama warga menggelar aksi demo di Mapolres Brebes dan gedung DPRD Brebes, pada Sabtu (30/8) malam. Demo itu sebagai bentuk solidaritas driver ojol, Affan Kurniawan, yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob hingga tewas, pada demo di Jakarta, Kamis (28/8) malam.
Pantauan Tribun Jateng di lokasi, salah satu pagar Mapolres Brebes roboh dan petugas yang berjaga juga dilempari batu dan botol plastik. Meski pagar roboh, namun massa gagal meringsek masuk Mapolres lantaran ada barikade mobil yang menutup pagar.
Massa sempat mundur lantaran polisi melepaskan gas air mata. Meski berhamburan menjauh namun mendekat kembali lagi.
Massa kemudian sempat menyasar halaman DPRD Brebes, mereka menyalakan api dan membakar sejumlah kursi,meja dan sejumlah peralatan di dalam gedung. Massa juga membakar dan merusak pos penjagaan DPRD Brebes.
Aksi Solidaritas Kematian Ojol Ricuh, Massa di Semarang Bakar Pospol, Tiga Mobil, dan Satu Warung |
![]() |
---|
Pemilik Lahan dan Calon Investor Jadi Tersangka Kebakaran Sumur Minyak Blora |
![]() |
---|
Rohmat Ditangkap saat Sembunyi di Nyatnyono Kabupaten Semarang |
![]() |
---|
Bambang Tri Tidur di Rumah Mbah Damin Setelah Keluar dari Lapas Sragen |
![]() |
---|
Kaki Mbak Ita Goyang-goyang saat Hakim Bacakan Vonis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.