Penerimaan CPNS
BREAKING NEWS: Korban Penipuan CPNS Laporkan Pecatan Polisi
Pokoknya semuanya dia yang urus, saya tinggal terima jadi
Penulis: muh radlis | Editor: agung yulianto

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setelah oknum PNS Pemprov Jateng dan PNS Pengadilan Negeri Semarang, kali ini seorang pecatan Polri di Kota Semarang dilaporkan akibat melakukan penipuan CPNS.
Parjimin alias Sajad Habidin SH MH, warga Bukit Beringin Timur, Ngaliyan, dilaporkan Sulasno (58), warga Jakarta Timur lantaran sudah ditipu senilai Rp 115 juta.
"Dia (Parjimin) kenalan ipar saya yang kerja di Pengadilan Negeri Semarang, katanya bisa masukin anak saya jadi PNS Polri," tutur Sulasno kepada Tribun Jateng, Minggu (5/1/2014) di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang.
Sulasno menceritakan kejadian itu terjadi pada awal Juli 2012 lalu. Parjimin menjanjikan bisa meluluskan anak Sulasno menjadi PNS Polri asalkan Sulasno menyediakan uang senilai Rp 115 juta.
Sulasno pun mengiyakan permintaan Parjimin dan menyerahkan uang tunai Rp 50 juta di rumah Parjimin dan sisanya di kediaman Sulasno di Jakarta Timur.
Namun hingga saat ini, anak Sulasno justru tidak tercatat pernah mendaftar pada seleksi penerimaan PNS Polri. "Dia bilang saya cukup lengkapi berkas, dia yang daftarkan. Pokoknya semuanya dia yang urus, saya tinggal terima jadi," katanya.
Saat ini kasus penipuan yang dialami Sulasno sudah ditangani Sat Reskrim Polrestabes Semarang.