PENANGANAN BENCANA DI JATENG
Tanggul Masih Bolong, Warga Rowosari Belum Aman dari Banjir
Sembilan tanggul di kecamatan Rowosari masih bolong akibat diterjang banjir 4 Februari silam hingga kini belum diperbaiki.
Penulis: ponco wiyono | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Ponco Wiyono
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL- Banjir telah berlalu, namun ancaman kembalinya bencana tersebut masih menghantui masyarakat Dukuh Sidedes, Desa Jatipurwo dan Desa Rowosari, Kecamatan Rowosari.
Penyebabnya, sembilan tanggul di kedua desa ini jebol diterjang banjir bandang, Selasa (4/2) lalu. Dan hingga kini tanggul pengaman Sungai Kutho ini belum juga diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Kendal.
Jebolnya tanggul pengaman Sungai Kutho ini terletak di sembilan titik di Desa Jatipurwo dan Desa Rowosari. Lubang tersebut lebarnya mencapai sembilan meter dan panjang 12 meter.
"Banjir kemarin tingginya 1,5 meter. Kalau tanggul dibiarkan jebol, tentu ketinggiannya berpotensi lebih lagi," kata Handoyo, 45, warga RT 02 RW 04 Dukuh Sidedes Desa Jatipurwo Kecamatan Rowosari, Minggu (9/2).
Kekhawatiran juga dikemukakan oleh Sekretaris Desa Jatipurwo Khaerudin. Ia mengatakan saat ini Desa Jatipurwo belum aman karena ada kemungkinan banjir susulan yang lebih besar kembali terjadi. "Masalahnya yang jebol bukan hanya satu tanggul, melainkan sembilan tanggul. Saat ini kami sudah berusaha memperbaiki tanggul dengan cara memberinya bronjong, tapi tetap saja belum aman," tambahnya. (*)