Semarang Night Carnival 2014 Dibatasi Hanya 1.000 Peserta
Sebelumnya, tidak ada pembatasan hingga jumlah peserta membludak
Penulis: bakti buwono budiasto | Editor: agung yulianto
Laporan Reporter Tribun Jateng, Bakti Buwono
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rangkaian kegiatan Semarang Night Carnival (SNC) 2014 sudah dimulai pada pertengahan Februari ini.
Kepala Bidang Kesenian, Disbudpar Kota Semarang Dwi Setyowati mengatakan para peserta menjalani workshop tiap minggu hingga pentas pada 3 Mei mendatang.
"Sebenarnya mulai 15 Februari lalu, tapi belum maksimal karena banyak sekolah diliburkan karena abu vulkanik. Padahal pesertanya didominasi oleh pelajar," katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (20/2/2014).
Ia mengatakan, SNC tahun ini banyak perbedaan dibanding tahun lalu. Jumlah peserta kali ini dibatasi di kisaran 800-an atau di bawah 1.000. Sebelumnya, tidak ada pembatasan hingga jumlah peserta membludak.
Dwi menjelaskan, sekitar 200 peserta sudah dipastikan dari kalangan desainer. Lalu sekitar 600 peserta dari perwakilaan siswa SMP dan SMA sekota Semarang serta umum. Masing-masing sekolah cukup mengirim empat siswanya.
"Tahun ini kami juga menggunakan konsultan dari Jember, dialah yang akan mengisi workshop hingga Mei mendatang," tambahnya.
Para peserta akan diajari berbagai macam persiapan mulai dari catwalk hingga mendesain baju sendiri. Ya, berbeda dengan tahun lalu di mana peserta sudah membuat kostum jadi. Kali ini mereka, meskipun pelajar harus mendesain baju sendiri selama wokrshop.
Tema yang diusung kali ini adalah light of miracle. Kostum karnaval memakai lampu-lampu yang beauty dan glow. Nantinya para peserta akan dibagi jadi empat defile Sparkling oF earth, The power of Fire, Beauty of Water, dan Glow of Sky.
"Masih dibuka pendaftaran kok. Oh iya, tahun ini ada reward bagi pemenang lomba yaitu bisa berlatih di sekolah desain Susan Boediharjo dan sekolah model sivex," ucapnya.