Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Smart Shopping

Agnes Tempatkan Guci Antik dari China di Beberapa Sudut Rumah

Kalau bagian dalam sulit untuk mengaturnya

Tayang:
Penulis: muslimah | Editor: agung yulianto

SAAT membeli rumah di Jalan Tengger, Kota Semarang, Agnes darmawan mendapatkan sebuah bangunan dengan interior klasik. Sebagian besar perabot dan pajangan dinding penuh ukiran bergaya barouque yang antik.

Sementara Agnes sendiri menginginkan sebuah rumah yang modern dengan perabot minimal yang memberi kesan lapang. Karena sayang jika harus melakukan perubahan total, ia pun menyiasati dengan memadukan gaya klasik dan modern. Kesan vintage tetap sangat terasa.

Yang paling banyak mendapat perhatian Agnes adalah ruang tamu. Maklum, ruangan yang biasanya terletak di bagian paling depan itu ibarat wajah dari keseluruhan rumah. Ruang tamu yang nyaman, hangat dan berdesain elegan berusaha ditampilkan.

"Kalau bagian dalam sulit untuk mengaturnya. Maklum, ada anak kecil. Yang penting ruangan luas saja agar anak-anak bebas bermain dan berkreasi. Tentu juga harus bersih," beber Agnes pada Tribun Jateng, baru-baru ini.

Kesan vintage ruang tamu Agnes melekat pada kursi dari kayu jati yang klasik. Untuk joknya ia memilih bahan kain dengan warna yang lembut. Selain itu ada hiasan dinding berupa cermin yang juga berbingkai bahan dari kayu jati. Bingkai tersebut berupa ukiran unik gaya baroque Prancis.

Agnes juga menempatkan beberapa guci antik yang sangat klasik. Pajangan tersebut merupakan warisan turun temurun hingga memiliki nilai sejarah tak ternilai bagi keluarganya.

"Aku dapat guci-guci dari kakek. Mereka mendapatkannya dari Cina. Jadi memang cukup antik. Senang mendapat kepercayaan memajangnya," kata Agnes.

Sementara kesan modern ia hadirkan dengan menambah rak bergaya minimalis di sudut ruangan. Bentuknya sangat simetris dan kotak. Ia memilih warna hitam agar tetap pas bersanding di ruang yang klasik.

Di rak tersebut Agnes meletakkan pernak-pernik yang didapat dari perburuan saat traveling. Beberapa didapat saat jalan-jalan di mal sekitar Semarang. Keseluruhan hiasan juga berwarna lembut dan klasik.

Di ruangan yang lain juga berisi banyak perabotan klasik. Agnes bersyukur bisa memilikinya langsung satu paket dengan rumah. Ia berencana kelak juga akan mendekor dengan memberi sentuhan unsur modern.

"Tapi menunggu anak-anak besar dulu. Karena kalau masih kecil seperti sekarang baru diberesin saja sudah diacak-acak lagi," imbuh Agnes sambil tertawa. (Tribun Jateng cetak/msi)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved