Smart Shopping
Shally Punya Tabungan Khusus untuk Travelling ke Luar Negeri
Paling suka mengunjungi tempat baru
Penulis: muslimah | Editor: agung yulianto
MELAKUKAN segala sesuatu akan lebih sukses jika diimbangi perencanaan matang. Itulah yang diyakini Shally Dalila. Termasuk jika ia akan melakoni hobi traveling, mengunjungi tempat-tempat baru yang sebelumnya tak pernah didatangi.
Jadi jangan heran jika suatu waktu, manakala Shally mengambil jatah cuti dari pekerjaannya di sebuah BUMN, ia akan terlihat menggendong tas ransel, bersiap memulai petualangan baru.
"Aku memang hobi traveling. Biasanya backpacker sama teman-teman. Paling suka mengunjungi tempat baru yang jarang dijamah," cerita Shally kepada Tribun Jateng, beberapa waktu lalu.
Kebetulan, ia juga memiliki banyak teman sehobi yang juga suka backpacker. Meski berfilosofi traveling yang dilakukan lebih seperti petualang yang tak mengandalkan kemewahan, toh dana tetap jadi persoalan utama.
Baik itu dana yang ditujukan untuk membeli tiket, penginapan, sampai kebutuhan lain termasuk jika Shally menemukan barang unik khas daerah setempat yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh.
Untuk itu, Shally memiliki tabungan yang memang ditujukan untuk memenuhi hobinya. Soal jumlah tentu tidak sebesar untuk keperluan yang lain. Namun karena hobi termasuk kebutuhan hidup, alokasi tetap wajib diberikan.
Shally pun memiliki beberapa jenis tabungan. Yang pertama menurutnya tabungan primer di mana gaji bulanan ditransfer. Dari situ ia membaginya dalam beberapa tabungan lagi yakni untuk operasional, untuk tabungan masa depan, dan untuk memenuhi hobi, termasuk traveling.
"Kalau tidak dibagi-bagi seperti itu ya sudah. Bisa terpakai semua untuk membeli barang-barang yang disukai atau bahkan sekedar jajan. Intinya, mencoba mendisiplinkan diri dalam mengelola dana," jelas Shally.
Oleh karena dibagi ke dalam beberapa jenis tabungan, jumlah dana perbulan untuk pemenuhan hobi memang tidak seberapa besar. Namun ia yakin, karena disiplin (sudah auto debet dari rekening promer), lama-lama dana akan mencukupi.
Sementara ini Shally masih sekedar traveling ke berbagai daerah di Indonesia. Pengalaman tak terlupakannya adalah manakala melakukan wisata bawah laut di Amuk Bay, Bali. Tempat yang menurutnya sangat indah, namun belum begitu tenar layaknya Pantai Kuta, Sanur dan obyek yang lain.
Kelak, Shally punya cita-cita menjelajah sampai luar negeri, melihat bagaimana alam dan budaya di luar Indonesia. Negara yang pertama ingin disinggahinya bukan Singapura atau Hongkong sebagai surga belanja di Asia. Tapi sebuah negara nun jauh di Kepulauan Karibia, Kuba. (msi)