Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gunung Kelud Pasca Meletus

Sumber Mata Air di 4 Kecamatan Rusak, Warga Kekurangan Air Bersih

Erupsi Gunung Kelud pada 13 Februari 2014 lalu menyebabkan rusaknya sumber mata air di beberapa titik lereng gunung

Editor: rustam aji

TRIBUNJATENG.COM, KEDIRI - Erupsi Gunung Kelud pada 13 Februari 2014 lalu menyebabkan rusaknya sumber mata air di beberapa titik lereng gunung di Kabupaten Kediri. Akibatnya, ketersediaan air bersih bagi warga menjadi terganggu.

Beberapa sumber mata air yang rusak berada di empat kecamatan terdampak, yaitu Kecamatan Ngancar, Plosoklaten, Kepung, serta Kecamatan Puncu. Kerusakan paling parah terjadi di Kecamatan Puncu dan Kepung.

Kepala Bidang Penerangan Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (Satlak PBP) Kabupaten Kediri, Adi Suwignyo mengatakan, selain sumber mata air tertutup material vulkanis, sarana prasarana seperti pipa-pipa penghubung saluran air dari sumber mata air ke tangki tandan juga mengalami kerusakan.

"Akibatnya pasokan air kepada warga menjadi tidak maksimal," kata Suwignyo, Selasa (4/3/2014).

Saat ini, dia menambahkan, perbaikan pipa-pipa itu juga belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena dikhawatirkan masih adanya aliran lahar hujan. Apalagi, saat ini, cuaca juga kurang bersahabat dengan seringnya hujan turun.

Untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat, menurutnya, selain memaksimalkan mata air yang masih berfungsi, juga mengandalkan dropping air melalui mobil tangki.

Sebelumnya, gunung berketinggian 1.731 meter di atas permukaan air laut itu meletus dan memuntahkan jutaan kubik material vulkanis. Dari empat kecamatan terdampak di Kabupaten Kediri, tercatat ada 66.139 jiwa warga menjadi pengungsi. Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam itu.

Selain menyebabkan kerusakan sarana prasarana, erupsi itu juga merusak ribuan hektar lahan pertanian. Pemerintah daerah membagikan benih tanaman sayuran sebagai salah satu upaya mempercepat perbaikan perekonomian warganya.(*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved