Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

Teror Bom Molotov di Rumah Kades Hoho, Mobil Civic Hangus Terbakar: Pasti Ada Dalangnya

KadesPurwasaba Hoho Alkaf menyebut teror pembakaran mobil di rumahnya sudah mengarah pada ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/DOKUMENTASI PRIBADI HOHO ALKAF
OLAH TKP - Tim Resmob Polda Jateng olah TKP di sebuah mobil Honda Civic Turbo milik Kades Hoho yang terbakar setelah diduga diserang orang tak dikenal (OTK), Jumat (24/4/2026). Aksi teror bom molotov itu terjadi pada Kamis (23/4/2026) subuh di Rumah Kades Hoho Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara. 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Teror pembakaran mobil menggunakan bom molotov yang dialami Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Welas Yuni Nugroho atau akrab disapa Hoho Alkaf pada Kamis (23/4/2026) pagi, tak hanya menyisakan kerugian materi. 

Insiden yang terjadi saat istri dan anaknya berada di dalam rumah itu disebut Kades Hoho sudah mengarah pada ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 04.10 di rumah Kades Hoho di Kabupaten Banjarnegara

Satu mobil Honda Civic Turbo miliknya terbakar setelah diduga diserang orang tak dikenal (OTK). 

Api begitu cepat membesar dan menghanguskan kendaraan pribadinya. 

Baca juga: Sosok Kades Hoho Kembali Viral, Curhat Dihujani Pukulan, Dari Keluarga Terpandang di Banjarnegara

Tak hanya itu, bagian atap garasi rumah juga ikut terdampak.

Kades Hoho bersama istrinya sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum akhirnya warga berdatangan seusai salat subuh.

Akibat kejadian tersebut, mobil yang dibeli pada 2020 dengan harga sekira Rp400 juta itu mengalami kerusakan parah.

"Untuk perbaikan belum tahu harus seperti apa, karena kondisinya terbakar seperti itu." 

"Bagian dalamnya juga ikut terbakar," ujar Kades Hoho, Jumat (24/4/2026).

Dia menjelaskan, secara tampilan luar mobil kemungkinan masih bisa diperbaiki melalui pengecatan ulang. 

Namun, seluruh bagian interior dipastikan harus diganti.

"Kalau dicat mungkin bisa terlihat seperti semula, tapi dalem-dalemannya harus beli semua. Jadi rusaknya parah, sudah kaya rongsok," jelasnya.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Banjarnegara dan saat ini dalam proses penyelidikan. 

Bahkan, tim Resmob Polda Jateng juga sudah turun langsung ke lokasi kejadian.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved