Breaking News:

Public Service

Tak Terdaftar BPJS Bisa Daftar Jamkesmaskot

MULAI 1 Januari 2014, warga yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) otomatis menjadi peserta BPJS Kesehatan

Penulis: dini | Editor: rustam aji
Repro liputan6.com
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS. 

TRIBUN Jateng, saya pernah membaca rubrik di Tribun, kalau warga miskin yang tidak mempunyai Jamkesmas, tidak dijamin BPJS Kesehatan maka menjadi tanggungjawab pemerintah daerah salah satunya ikut Jamkesmaskot, kalau ikut caranya bagaimana dan di mana saya bisa daftar? 
6281934125XXX

MULAI 1 Januari 2014, warga yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) otomatis menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Namun bagi masyarakat yang tidak terdaftar di Jamkesmas, silakan mendaftar Jaminan Kesehatan Masyarakat Kota (Jamkesmaskot)
Berdasarkan Peraturan Walikota 28 tahun 2009 pasal 1, peserta Jamkesmaskot adalah sebagai berikut :
1. Warga Miskin: orang miskin yang berdomisili di Kota Semarang yang memiliki KTP dan atau KK Kota Semarang
2. Warga tidak mampu: orang kota Semarang yang punya KTP atau KK Kota Semarang yang secara ekonomi tidak mampu dan mendapat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari lurah diketahui Camat.
Pelayanan kesehatan bagi peserta Jamkesmaskot yakni :
1. Rawat Jalan Tingkat Pertama di Puskesmas dan Jaringannya
2. Rawat Jalan Tingkat Lanjutan di RS dan BKIM/BP4
3. Rawat Inap Tingkat Pertama di Puskesmas
4. Rawat Inap Tingkat Lanjut kelas III di RS, BKIM/BP4
5. Pelayanan Gawat darurat
6. Pelayanan obat di Puskesmas, RS, BKIM/BP4 dengan mengacu pada formula obat Jamkesmas
Adapun pelayanan yang dibatasi :
1. Penggantian biaya kacamata Rp 150.000 dengan koreksi min +1/-1 diberikan 2 (dua) tahun sekali
2. Biaya penggantian darah di PMI Rp 250.000 per kantong
3. Alat bantu dengar
4. Alat bantu gerak
5. Haemodialisa: 10 x untuk gagal ginjal akut
6. Citostatika
7. Tindakan khusus dan Penunjang Diagnosa Canggih
Sedangkan pelayanan Jamkesmaskot yang tidak dijamin, yakni:
1. Pelayanan tidak sesuai prosedur dan ketentuan
2. Bahan, alat dan tindakan yang bertujuan kosmetika
3. General Check Up
4. Prothese gigi tiruan
5. Peserta dengan keinginan sendiri pindah kelas perawatan yang lebih tinggi
6. Transportasi peserta
7. Pengobatan alternatif
8. Upaya mendapat keturunan, termasuk bayi tabung dan pengobatan impotensi
9. Masa tanggap darurat bencana
10. Narkoba, minuman keras, kasus HIV dan AIDS
11. Bhakti sosial
12. Kecelakaan lalu lintas
Apabila belum jelas silakan datang ke Dinas Kesehatan Kota Semarang, Jalan Pandanaran 79 Semarang, atau hubungi 024 8454640.
Demikian penjelasannya semoga membantu. Terima kasih. (dni)

Widoyono
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved