Jelang Pilpres 2014
Kapolda Jateng Pantau Kesiapan Pengamanan Pilpres di Purbalingga
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Irjen Polisi Nur Ali, Kamis (22/5) melakukan kunjungan kerja di Mapolres Purbalingga.
Penulis: fajar eko nugroho | Editor: rustam aji
Laporan Reporter Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Irjen Polisi Nur Ali, Kamis (22/5) melakukan kunjungan kerja di Mapolres Purbalingga.
Adapun Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk brsilaturahmi dengan jajaranya sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pengamanan pemilihan umum legislative 9 April lalu.
Selain itu, memantau kesiapan Polres Purbalingga menghadapi pemilihan presiden dan wakil presiden 2014.
"Pelaksanaan pengamanan pileg sudah dilaksnakan dengan baik, dan selama proses pentahapan Pileg telah berjalan aman dan Kondusif.Tadi kita evaluasi bersama lebih kurangnya dimana untuk menghadapi pengamanan pilpres," ujar Kapolda kepada wartawan usai memberikan pengarahan kepada personel dan Bhayangkari jajaran Polres Purbalingga, Kamis (22/5/2014).
Kapolda menjelaskan, menghadapi pilpres, Polda Jateng dan jajaranya siap mengamankan pelaksanaan tahapan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014.
Sama seperti pengamanan Pileg lalu, guna menjamin keamanan, ketertiban, kelancaran Pilpres, Polda Jateng menerjunkan sebanyak 2/3 kekuatan atau sekitar 23 ribu personil.
Polda juga sudah menyiapkan tim untuk mengamankan capres cawapres yang menyelenggarakan kampanye di wilayah Jateng.
Untuk pengamanan di jajaran Polres Purbalingga, Kapolda Nur Ali memerintahkan Kapolres untuk menghitung kembali berapa personil harus dikerahkan bersama KPU, Panwaslu dan TNI. Disesuaikan dengan dinamika yang berkembang dan potensi kerawanan yang ada.
"Saya tidak mengatakan harus 2/3, disesuaikan dengan kondisi yang diperlukan. Tapi kalau Jawa Tengah kita siapkan 2/3 kekuatan polri. Dinamikanya terus kita hitung. Kita nggak khawatir karena masih ada kekuatan TNI dan lainnya," paparnya.
Menurut Kapolda, potensi kerawanan pada Pileg, dimana banyak partai berkampanye tidak akan sama dengan pelaksanaan pilpres yang hanya diikuti dua kelompok peserta. Meski masing-masing kubu menginginkan kemenangan calonnya, namun Kapolda mengharapkan adanya kesadaran dari semua komponen untuk menjaga kondisi tetap aman.
"Dalam pilpres nanti ada dua kekuatan massa, kita hitung seberapa besar ancaman dari berkumpulnya massa masing-masing pendukung capres. Kemungkinan bisa lebih rawan, tapi mudah-mudahan tidak," jelasnya.
Selain mendengarkan evaluasi pelaksanaan Pileg dan kesiapan pengamanan Pilres dari Kapolres, kunjungan Kapolda juga dimanfaatkan untuk mengingatkan seluruh keluarga polres agar selalu harmonis dalam berumah tangga supaya semua tugas pelayanan kepada masyarakat menjadi ringan dilaksanakan.
Seorang istri, lanjut Kapolda, bisa memberikan dukungan yang iklas kepada suami dalam mengemban tugas kamtibmas.
"Watak seseorang itu bisa dirubah dengan didasari keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan yang maha esa. Jangan lupa berdoa saat akan berangkat bertugas atau dinas," paparnya.(*)