Tiga Pelaku Pembacokan di Apple Karaoke Semarang Ditangkap
Tiga Pelaku Pembacokan di Apple Karaoke Semarang ditangkap saat kerja tambal ban di kawasan Citarum, Jumat 6 Juni 2014.
Penulis: adi prianggoro | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polrestabes Semarang meringkus kelompok orang yang melakukan pembacokan dan pemukulan terhadap Samson di karaoke Apple di Manyaran. Mereka ditangkap unit Resmob Polrestabes di ruko tambal ban daerah Citarum Semarang Timur, Jumat (6/6/2014).
Seorang pelaku penyerangan Nor Arif Hidayat alias Iwan (23) mengaku, penyerangan itu telah direncanakan sejak tiga hari sebelumnya.
"Sasaran kami adalah Samson. Kami mendapat informasi kalau dia sedang karaoke. Saya dan teman-teman atas suruhan Raji, yang turut dalam penyerangan itu," kata Iwan saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Jumat (06/06/2014) siang.
Iwan ditangkap oleh AKP Kadek dan Aipda Toni Hendro, Jumat. Polisi juga menangkap dua pelaku lain di lokasi itu. Mereka yakni Saryono alias Kentos (40), warga Jalan Dempel Barat, Sawahbesar, Gayamsari, dan Setyo Susanto alias Canting (40), warga Jalan Kanalsari Barat I, Rejosari, Semarang Timur.
Iwan menceritakan, penyerangan terhadap Samson merupakan bentuk solidaritas dia dan teman-temannya. Pasalnya, menurut Iwan, anak buah Samson telah menghajar anak buah Raji yang sama-sama menghuni di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kedungpane. "Teman-teman kami yang di dalam penjara dipukuli, dihabisi, dan dimintai uang oleh anak buah Samson," ujar warga Sawahbesar, Gayamsari tersebut.
Pelaku lainnya, Saryono mengungkapkan, dia dan dua temannya ditangkap saat sedang di kios tambal ban. "Saat kami menambal ban motor milik pelanggan, tiba-tiba ada lima orang polisi menyergap. Mereka menodongkan pistol dan meminta kami tiarap," ujar Saryono.
Dia menceritakan, Raji merupakan pemilik kios tambal ban di Citarum yang kerap menjadi base camp Saryono dan teman-temannya nongkrong. Sebelum menyerang ke Apple karaoke, Raji cs berkumpul terlebih dahulu di kios tambal ban tersebut sekitar pukul 18.00. "Setelah selesai, seluruh senjata kami kumpulkan kepada Raji," terangnya.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Djihartono menyatakan, penyerangan itu dilakukan oleh 9 orang. Seluruh identitas pelaku sudah teridentifikasi. "Kami masih memburu 6 pelaku lain. Dari rekaman CCTV terlihat aksi pelaku sangat brutal dan sadis," kata Djihartono. (*)